Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Pemprov Kalsel akan Rekrut Komcad

Denny Susanto
16/3/2026 00:02
Pemprov Kalsel akan Rekrut Komcad
Atraksi keterampilan Komponen Cadangan (komcad) SPPI.(Dok. Antara)

PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komponen Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen utama  saat negara dalam keadaan bahaya atau darurat militer.

"Pemprov Kalsel akan membentuk sendiri Komcad menggunakan dana APBD untuk biaya pelatihannya. Ini bertujuan untuk membantu pemerintah pusat dalam menyiapkan komponen cadangan di daerah," ungkap Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalsel, Heriansyah, Minggu (15/3).

Saat ini rencana rekrutmen Komcad oleh Pemprov Kalsel tengah digodok di DPRD Kalsel terkait penganggaran pelatihan yang diperkirakan mencapai Rp40 juta per orang atau sebesar Rp2 miliar. Anggota Komcad berasal dari berbagai latar belakang profesi. "Tentu rekrutmennya akan sama dengan Komcad yang dibentuk pemerintah pusat," tuturnya.

Ditambahkan Heriansyah pembentukan Komcad ini diharapkan dapat terbentuk di 13 kabupaten/kota lainnya di Kalsel. Saat ini jumlah relawan Komcad yang dibentuk pemerintah pusat (Kemenhan) di Kalsel sebanyak 1.000 orang. Mereka sebagian besar berasal dari unsur karyawan perusahaan dan instansi vital di wilayah tersebut.

Komcad adalah sumber daya nasional berasal dari warga negara yang disiapkan secara sukarela untuk dimobilisasi guna memperkuat TNI menghadapi ancaman militer dan non-militer. Komcad berbasis pada sistem pertahanan rakyat semesta, dimana personil Komcad dididik militer dasar.

Komcad bertugas membantu pertahanan NKRI di bawah kendali Menhan/Panglima TNI. Dasar hukum pembentukan Komcad diatur dalam UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Setelah dilantik, anggota Komcad akan mendapatkan pangkat (Perwira, Bintara, atau Tamtama) berdasarkan ijazah pendidikan terakhir dan akan kembali ke profesi sipilnya setelah pendidikan selesai.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya