Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Hasnuryadi Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi Kalsel dan Pusat

Budi Ernanto
13/3/2026 12:00
Hasnuryadi Temui Menko Polkam, Perkuat Sinergi Kalsel dan Pusat
Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman melakukan kunjungan silaturahmi ke Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.(DOK IST)

WAKIL Gubernur Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman melakukan kunjungan silaturahmi ke Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago di Jakarta, Kamis 12 Maret 2026.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat hubungan pribadi, agenda ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah pusat.

Hasnuryadi menyampaikan bahwa relasinya dengan Djamari sudah terjalin sejak lama. Ia menilai Menko Polkam sebagai figur senior yang tidak hanya dihormati, tetapi juga dianggap sebagai sosok ayah yang kerap memberikan arahan.

“Beliau bukan hanya tokoh nasional dan senior yang saya hormati, tetapi juga sosok ayah yang selalu memberi nasihat dan teladan,” ujar Hasnuryadi.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk meminta nasihat dari Djamari yang selama ini dikenal sebagai sahabat dekat almarhum ayahnya, H Abdussamad Sulaiman.

Djamari Chaniago diketahui memiliki kedekatan dengan keluarga besar Hasnur. Selain menjabat sebagai pejabat negara, ia juga dipercaya menjadi komisaris di Hasnur Group, perusahaan yang dirintis oleh almarhum Abdussamad Sulaiman.

Menurut Hasnuryadi, pengalaman dan pandangan para tokoh senior seperti Djamari menjadi bekal penting dalam mengemban tugas sebagai wakil gubernur, khususnya dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah serta memastikan program pembangunan tetap selaras dengan arah kebijakan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tidak hanya menyangkut koordinasi lintas sektor antara daerah dan pusat. Keduanya juga berbincang mengenai prinsip kepemimpinan, nilai kebijaksanaan, serta tanggung jawab moral dalam menjalankan amanah untuk masyarakat.

“Kami ingin setiap langkah pembangunan di Kalimantan Selatan sejalan dengan kebijakan nasional, namun tetap berlandaskan nilai kekeluargaan, kearifan, dan keberpihakan kepada rakyat,” pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya