Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Cuaca Ekstrem, Banjir dan Pohon Tumbang Landa Kabupaten Banjar

Denny Susanto
25/2/2026 21:26
Cuaca Ekstrem, Banjir dan Pohon Tumbang Landa Kabupaten Banjar
Pohon tumbang di Kabupaten Banjar akibat cuaca ekstrem.(Dok. BPBD Kalsel)

SEJUMLAH  wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kembali terendam banjir seiring kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejak beberapa waktu terakhir. Tercatat banjir merendam 10 desa di Kecamatan Sungai Tabuk dan Cintapuri Darusalam dengan jumlah warga terdampak 1.577 keluarga dan pohon tumbang di beberapa daerah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, dalam laporan kebencanaannya, Rabu (25/2), mengatakan saat ini banjir atau genangan air merendami 10 desa di dua kecamatan di Kabupaten Banjar. "Tingginya curah hujan dan luapan sungai menyebabkan sebagian wilayah kembali terendam," ungkapnya.

Banjir Banjar yang berlangsung sejak beberapa hari terakhir merendami Desa Lok Buntar di Kecamatan Sungai Tabuk dan sembilan desa di Kecamatan Cintapuri Darusalam meliputi Benua Anyar, Garis Hanyar, Cintapuri, Alalak Padang, Makmur Karya, Sumber sari, Simpang lima, Karya makmur dan Sindang Jaya. Banjir merendam 1.196 rumah yang dihuni 1.577 keluarga atau 4.284 jiwa.

Banjir juga merendam 1.295 hektare areal pertanian warga. Desa Lok Buntar di Kecamatan Sungai Tabuk merupakan daerah dataran rendah di tepi sungai dimana pada banjir besar awal Januari 2026 lalu menjadi salah satu daerah terparah. Sementara sembilan desa di Kecamatan Cintapuri  Darusalam banjir selain akibat luapan sungai juga ditengarai adanya pembuangan air dari perusahaan perkebunan yang mendapat protes warga.

Pantauan Media cuaca buruk kembali melanda sejumlah wilayah Kalsel sejak beberapa hari terakhir. Di Banjarmasin dan sekitarnya hujan turun sepanjang hari meski dengan intensitas ringan-sedang. Pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) III Kalimantan mencatat kondisi Sungai Martapura dan Sungai Riam Kanan dalam status Siaga, serta Bendung Karang Intan berstatus Waspada.

Pada bagian lain, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Ota Welly Jenny Thalo, menyampaikan prospek cuaca mingguan wilayah Kalimantan Selatan yang berlaku mulai 25 Februari hingga 3 Maret 2026, dimana secara umum, kondisi cuaca di Kalimantan Selatan dalam sepekan ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang. Suhu udara berkisar antara 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 60–99 persen.

Dijelaskan, angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut pada siang hingga malam hari, serta dari arah Utara hingga Timur pada dini hingga pagi hari, dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya