Rabu 10 November 2021, 01:05 WIB

Kisah Tragedi dalam Album Perdana Senandung Sendu

Fathurrozak | Weekend
Kisah Tragedi dalam Album Perdana Senandung Sendu

Dok. Senandung Sendu
Senandung Sendu rilis album debut.

 

Senandung Sendu, duo yang digawangi pasangan Adi Victory dan Visi Natalia baru saja merilis album perdana mereka, Sebenarnya Sudah, pada Minggu (7/11).

Sebelumnya, mereka telah merilis single bertajuk Senandung Sendu pada 2018.

Pada album perdana mereka, terdapat enam trek yang merangkum tentang tragedi-tragedi yang pernah terjadi.

Misalnya, dalam trek Rayu Biru tercipta setelah tujuh hari tsunami Anyer. Sementrara, trek Manu-sia, tercipta dari peristiwa bom Surabaya pada 2018. Meski dibuka dengan nomor Wahai Hujan yang cukup ‘ceria’  sisa trek ini dibangun dengan nuansa yang liris.

Trek-trek dalam album Sebenarnya Sudah diciptakan dari puisi-puisi Adi Victory, yang kemudian diterjemahkan Visi. Adi yang juga keturunan Tionghoa menuangkan perasaan dan keresahannya sebagai manusia tentang memori dan cerita tragedi 1998 di Mungkin Terlalu Pagi, yang sekaligus jadi trek penutup.

“Sebenarnya sudah adalah album tentang manusia, tragedi-tragedi yang pernah terjadi, dan berbagai perasaan yang mengikuti. Besar harapan kelak lagu-lagu Senandung Sendu menjadi memori pengingat kita akan perjalanan panjang seorang manusia,” kata Adi melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Senin (8/11). (RO/M-2) 

Baca Juga

Dok. ZYNGA

Tiktok Uji Coba Fitur Bermain Gim

👤M-2 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:20 WIB
TIKTOK tengah menguji coba fitur terbaru mereka terkait dengan...
AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/JUSTIN SULLIVAN

Perjalanan Dua Dekade Ipod

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:15 WIB
Gawai ini menjadi terobosan untuk alat pemutar musik dengan ruang penyimpanan besar serta baterai yang tahan lama pada era...
Charly TRIBALLEAU / AFP

Taiko, Tradisi Gendang Jepang yang masih Bergema di Era Kiwari

👤Adiyanto 🕔Jumat 20 Mei 2022, 10:32 WIB
Kunci dari evolusi itu adalah seorag drummer jazz Daihachi Oguchi, yang memindahkan festival taiko ke panggung pertunjukan pada 1950-an dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya