Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Perkuat Misi Kemanusiaan, Holding Company SAM Air Tambah 3 Armada Baru

Abdillah M Marzuqi
20/2/2026 21:57
Perkuat Misi Kemanusiaan, Holding Company SAM Air Tambah 3 Armada Baru
SAM Air menambah 3 armada untuk memperkuat misi kemanusiaan.(Dok.HO)

DIREKTUR Utama SAM Air, Yenna Yuniana, menyatakan penambahan armada melalui perusahaan induk ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkokoh posisi SAM Air sebagai mitra utama pemerintah dalam misi kemanusiaan.

“Pembelian armada baru ini adalah bukti nyata komitmen PT Yasa Artha Trimanunggal dalam mendukung operasional SAM Air. Dengan hadirnya Bell 505 dan dua unit Cessna 208 Caravan, kami siap memberikan kontribusi lebih besar dalam misi penyelamatan, memastikan bantuan sampai tepat waktu kepada masyarakat di mana pun mereka berada,” ujar Yenna dalam keterangan yang diterima (20/2).

PT Yasa Artha Trimanunggal, selaku holding company dari PT Semuwa Aviasi Mandiri (SAM Air) mengumumkan pembelian tiga unit armada udara baru dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Singapura, Kamis (5/2). Langkah strategis ini mencakup pembelian satu unit helikopter Bell 505 Jet Ranger X dari Bell Flight serta dua unit pesawat Cessna 208 Caravan dari Textron Aviation.

Pembelian ini dilakukan untuk memperkuat jajaran armada operasional SAM Air, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan misi penanggulangan bencana dan penyelamatan korban bencana, serta memperluas konektivitas udara di wilayah pelosok Indonesia.

Helikopter Bell 505 Jet Ranger X dipilih karena performa yang lincah dan sangat efektif untuk fase tanggap darurat bencan. Unit itu juga dikenal punya aksesibilitas tinggi yang mampu menjangkau wilayah terpencil seperti pegunungan, pulau terluar, atau kawasan yang terisolasi akibat bencana alam. Selain itu, helikopter itu juga punya kecepatan respons untuk mempercepat evakuasi medis darurat (medevac), pengiriman bantuan logistik ringan, dan mobilisasi tim asesmen secara efisien., serta dilengkapi teknologi avionik modern untuk memetakan kerusakan wilayah secara akurat dari udara.

Sedangkan dua unit Cessna 208 Caravan akan menjadi tulang punggung layanan logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah 3T. Pesawat itu dikenal andal untuk mendarat di landasan pacu yang pendek atau belum beraspal (tanah/rumput), serta memiliki ruang kabin luas yang mudah dikonfigurasi untuk mengangkut bantuan logistik dalam jumlah besar maupun penumpang. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya