Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tengah mendorong pemerataan energi di tengah tantangan geografis di wilayah Timur Indonesia. Hal ini menjadi latar belakang Elnusa Petrofin untuk memperluas layanan logistik energi melalui skema multimoda di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Dengan mengintegrasikan moda darat dan udara, Elnusa Petrofin berhasil menjangkau wilayah-wilayah yang sulit terakses.
Sebagai bagian dari rantai pasok energi nasional, EPN memperkuat kontribusinya melalui ekspansi, inovasi, dan sinergi di seluruh lini bisnisnya. Elnusa Petrofin menambah dua titik operasional baru, tepatnya di Integrated Terminal Panjang, Provinsi Lampung dan Fuel Terminal Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran ini memperluas cakupan layanan dan meningkatkan ketahanan energi di wilayah Sumatera Selatan.
Selain itu dilakukan pengoptimalan storage untuk BBM Industri EPN dan strategic partnership dengan supplier maupun pemegang izin niaga umum lain. Tujuannya, untuk menjawab kebutuhan energi industri dan komersial secara lebih fleksibel dan efisien. Elnusa Petrofin juga bersinergi dengan PLN Nusantara Power dalam menjaga ketahanan Energi di wilayah Kalimantan.
Berbagai proyek Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) dan chemical treatment dijalankan di wilayah eksplorasi strategis, menjadi bagian dari solusi jangka panjang atas penurunan produksi sumur-sumur tua di Tanah Air.
“Kami percaya, energi bukan hanya persoalan suplai, tetapi tentang menjaga keberlanjutan hidup dan harapan masyarakat. Melalui seluruh lini bisnis kami yang mendukung hulu hingga hilir—Elnusa Petrofin hadir untuk memastikan energi tetap menyala, di pusat kota maupun wilayah terluar negeri ini,” ujar Doni Indrawan, Direktur Utama PT Elnusa Petrofin.
Selama periode ini, Elnusa Petrofin juga memperkuat sinergi bersama PT Pertamina Lubricants dalam proyek Chemical Specialty dan PT Pertamina Patra Niaga mendukung pemeliharaan Trucktive Refueller and Tire Management. Ini menjadi wujud sinergi dan harmonisasi dalam ekosistem energi nasional yang terus berkembang di Pertamina Group.
Penguatan operasional dan surveilans Elnusa Petrofin ditopang oleh inovasi teknologi yang berkelanjutan. Penerapan sistem Road Traffic Control (RTC) di seluruh armada tangki, pengembangan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR), dan digitalisasi Journey Risk Management menjadi langkah konkret dalam memperkuat aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di setiap operasional.
Doni Indrawan menambahkan “Kami percaya, masa depan distribusi energi bergantung pada kemampuan berinovasi. Kami senantiasa berinovasi dan mengembangkan sistem untuk mendukung operasional yang terintegrasi dan terkoneksi secara real-time. Langkah ini merupakan komitmen kami dalam mengedepankan aspek HSSE dalam setiap operasional kami.” (H-2)
Selain hilirisasi mineral, pemerintah bergerak cepat mengembangkan energi alternatif guna mengurangi ketergantungan pada sumber konvensional.
Indonesia berkomitmen memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi pasokan minyak. Salah satunya melalui penjajakan kerja sama dengan Brunei Darussalam.
Indonesia dan Jepang menandatangani kerja sama mineral kritis dan energi nuklir dalam forum Indo Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pamerkan bukti pembangunan energi inklusif Indonesia di forum internasional Tokyo. Dari program B50 hingga BBM Satu Harga
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuka Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi selama arus mudik.
sistem energi Indonesia memiliki ketahanan yang cukup kuat untuk menghadapi dinamika global, termasuk potensi gejolak harga minyak dunia akibat gejolak geopolitik konflik di timur tengah
PT Pertamina Patra Niaga memperkuat keandalan distribusi energi nasional melalui optimalisasi sistem monitoring armada kapal berbasis teknologi Smartship.
DI tengah meningkatnya kompleksitas distribusi energi nasional, penguatan standar armada menjadi kebutuhan strategis yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan pasokan energi.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan progres pemulihan listrik dan distribusi energi di wilayah terdampak bencana Sumatra dilakukan bertahap.
Kondisi banjir menyebabkan beberapa akses terganggu sehingga diperlukan penyesuaian pola distribusi.
FASILITAS Road Traffic Control (RTC) dan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR) penting untuk menghadirkan operasi distribusi energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved