Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan progres pemulihan jaringan listrik dan distribusi energi di wilayah terdampak bencana Sumatra, khususnya di Aceh dan Sumatra Utara, masih dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan keterbatasan akses infrastruktur.
Bahlil menyampaikan, untuk wilayah Banda Aceh, kapasitas pembangkitan listrik mencapai sekitar 110 megawatt. Hingga tadi malam, pasokan listrik yang berhasil disalurkan rata-rata sudah mencapai 60 megawatt guna memenuhi kebutuhan masyarakat, sebagian di antaranya masih mengandalkan penggunaan genset.
"Alhamdulillah tadi malam sudah rata-rata 60 megawatt untuk kebutuhan Banda Aceh sudah tersaluri. Sebagian kita pakai genset," ujar Bahlil saat memberikan laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Ia menjelaskan, progres pemulihan jaringan gardu induk di Aceh telah mencapai sekitar 80% hingga 90%. Pemerintah menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat terpasang sepenuhnya paling lambat pada Rabu atau Kamis pekan ini.
Jika jaringan ini rampung, aliran listrik dari Arun dan Bireuen dapat kembali masuk secara normal, sekaligus menghubungkan transmisi jalur Sumatra.
Meski demikian, Bahlil menegaskan, listrik belum dapat dialirkan ke seluruh desa. Kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah masih rusak parah, mulai dari akses jalan yang belum bisa ditembus hingga tiang-tiang listrik tegangan rendah yang roboh. Selain itu, masih terdapat desa-desa yang tergenang banjir.
"Kalau ini kita paksakan untuk dialiri listrik, itu akan berdampak pada kecelakaan di masyarakat," kata Bahlil.
Selain listrik, Kementerian ESDM juga memantau distribusi BBM dan LPG di Sumatra. Untuk Sumatra Barat, kondisi distribusi dinilai relatif lebih baik. Sementara di Sumatra Utara, persoalan utama yang masih membutuhkan perhatian besar adalah pasokan LPG, akibat sejumlah akses darat yang belum pulih. Pemerintah pun menambah armada kapal untuk memobilisasi LPG melalui jalur laut.
Adapun di Aceh, khususnya di tiga kabupaten terdampak, distribusi energi masih menghadapi tantangan berat karena akses darat belum dapat dilalui. Pemerintah bersama Pertamina terus melakukan berbagai upaya, mulai dari pengiriman menggunakan helikopter dan pesawat Hercules, memanfaatkan jalur alternatif, hingga distribusi menggunakan rakit.
"Apapun yang bisa kita dorong untuk bisa melakukan percepatan, kita maksimalkan potensi yang ada," pungkas Bahlil. (H-3)
Gangguan tidak hanya terjadi pada jaringan distribusi di permukiman warga, tetapi juga menyentuh infrastruktur utama yang menopang sistem kelistrikan antardaerah.
ANGGOTA DPR RI dari Dapil Aceh Ruslan M Daud membantah klaim Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut 97 persen suplai listrik di Aceh telah kembali normal.
Pasar otomasi jaringan listrik global mencatat pertumbuhan signifikan di tengah percepatan elektrifikasi dan transisi energi.
PRESIDEN Amerika Serikat Joe Biden akan melakukan perjalanan pada Minggu (13/10) atau hari ini WIB ke daerah-daerah Florida yang dilanda badai berturut-turut.
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Adrin Tohari mengatakan pemerintah perlu meningkatkan infrastruktur berupa power supply guna memaksimalkan pemberian informasi kebencanaan.
Kondisi banjir menyebabkan beberapa akses terganggu sehingga diperlukan penyesuaian pola distribusi.
FASILITAS Road Traffic Control (RTC) dan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR) penting untuk menghadirkan operasi distribusi energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Dilakukan penambahan dua titik operasional baru, tepatnya di Integrated Terminal Panjang, Provinsi Lampung dan Fuel Terminal Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved