Headline

Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%

Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Usung Konsep Baru di Lokasi Lebih Luas

Basuki Eka Purnama
12/3/2026 10:36
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Usung Konsep Baru di Lokasi Lebih Luas
Konferensi International Java Jazz 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (11/3/2026).(ANTARA/Sinta Ambar)

PERHELATAN musik jazz bergengsi, Java Jazz Festival (JJF), siap memasuki babak baru pada penyelenggaraannya yang ke-21. 

Tahun ini, festival tersebut resmi memindahkan lokasi acaranya ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.

Keputusan besar ini diambil untuk memberikan penyegaran serta pengalaman menonton yang lebih imersif bagi para pencinta musik. 

Direktur Utama PT Java Festival Production, Dewi F Gontha, menjelaskan bahwa perpindahan ini merupakan strategi untuk mengeksplorasi potensi festival ke arah yang lebih baik.

"Kita pindah ke NICE tahun ini. Sebuah perpindahan yang sangat besar dan memang harus kita lakukan untuk kita bisa melakukan sesuatu yang lebih baik. Untuk kita bisa eksplor, dengan ruang yang lebih besar, mengeksplor band baru bersama-sama dengan penontonnya," ujar Dewi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (12/3).

Solusi Mobilitas dan Shuttle Bus

Menyadari perubahan lokasi yang cukup signifikan, pihak penyelenggara memprioritaskan kemudahan akses bagi pengunjung. 

Saat ini, panitia tengah memetakan sejumlah titik strategis yang akan dijadikan lokasi penjemputan shuttle bus.

Langkah ini bertujuan agar penonton dapat menjangkau lokasi festival dengan transportasi publik tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. 

Selain penyediaan shuttle, Java Festival Production juga menjalin kolaborasi dengan TransJakarta guna memperkuat mobilisasi massa menuju area PIK 2.

Kolaborasi Digital bersama BCA

Penyelenggaraan tahun ini juga menandai kerja sama baru dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai mitra perbankan utama. 

Kolaborasi ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung melalui solusi pembayaran digital yang terintegrasi di area festival, mulai dari pembelian tiket hingga transaksi di lokasi.

EVP Transaction Banking Business Development BCA, Norisa, menyatakan bahwa kemitraan ini merupakan bentuk dukungan terhadap industri kreatif nasional. Ia melihat adanya kesamaan visi dalam menjangkau audiens yang lebih luas dan lintas generasi.

"Kami melihat adanya keselarasan visi dalam menghadirkan pengalaman yang terus berkembang, merangkul lintas generasi, serta menjangkau audiens yang lebih luas. Sejalan dengan semangat transformasi myBCA International Java Jazz Festival 2026, kolaborasi ini juga mencerminkan semangat #DoItBetter with myBCA," tutur Norisa.

Karakter 10 Panggung

Di lokasi barunya nanti, Java Jazz Festival 2026 tetap mempertahankan ciri khasnya dengan menghadirkan 10 panggung. 

Setiap panggung akan memiliki karakter kurasi musikal yang berbeda, menampilkan spektrum musik jazz beserta turunannya dalam berbagai genre.

Dengan area yang lebih luas dan fasilitas yang lebih modern, pengunjung diharapkan dapat menikmati penampilan musisi favorit mereka dalam suasana yang lebih nyaman dan eksploratif. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya