Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Jelang Ramadan, GP Ansor Terjunkan 150 Personel Bagana untuk Pemulihan Pascabencana Aceh

Abdillah M Marzuqi
02/2/2026 00:32
Jelang Ramadan, GP Ansor Terjunkan 150 Personel Bagana untuk Pemulihan Pascabencana Aceh
Pemberangkatan Bagana untuk pemulihan pascabencana(Dok.HO)

MENYAMBUT bulan suci Ramadan 1447 H, Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (PP GP) Ansor bergerak membantu pemulihan warga Aceh pasca-bencana. Sebanyak 150 personel Barisan Ansor Serbaguna Tanggap Bencana (Bagana) diterjunkan.

Koordinator Wilayah I (Aceh-Sumut-Kepri) PP GP Ansor, Timbul Pasaribu, menyampaikan amanat langsung dari Ketua Umum PP GP Ansor. Ia menekankan bahwa kehadiran Banser di Aceh adalah wujud pengabdian yang tulus.

"Bencana ini adalah ujian berat bagi kita semua. Duka Aceh adalah duka kita semua. Aksi ini adalah bentuk pengabdian kepada warga Aceh, sejalan dengan hadis Nabi bahwa seorang mukmin dengan mukmin lainnya ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkan," ujar Timbul pada apel pemberangkatan yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Minggu (1/2).

Aksi kemanusiaan bertajuk "Normalisasi Fasilitas Publik Menyambut Ramadan" ini difokuskan pada pembersihan rumah warga serta fasilitas umum, seperti masjid dan mushola, agar masyarakat dapat beribadah dengan layak selama bulan suci dan Idul Fitri.

Selain fokus pada pembersihan fisik, kegiatan ini juga mendistribusikan bantuan logistik yang didukung oleh berbagai mitra strategis. PP GP Ansor menyampaikan apresiasi kepada PT Pos Indonesia, atas bantuan tenda posko kemanusiaan dan PT Bank Syariah Indonesia (BSI), atas bantuan paket sembako yang didistribusikan bersama Banser untuk korban bencana.

Tak hanya sembako, para relawan juga membagikan Al-Qur'an, perlengkapan sholat (mukena dan sarung), serta peralatan kebersihan khusus untuk masjid dan mushola di wilayah terdampak.

Sebanyak 150 personel Bagana yang bertugas terdiri dari 50 personel asal Sumatra Utara dan 100 personel asal Aceh. Tim ini akan bekerja secara intensif selama 10 hari ke depan, yang tersebar di lima kabupaten prioritas, yakni: Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.

Ia juga berpesan kepada seluruh personel untuk tetap menjaga kesehatan, kekompakan, dan komunikasi yang intensif selama di lapangan. 

"Kerja sama yang baik akan melahirkan hasil yang baik pula untuk masyarakat," pungkasnya. (M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya