Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEGENAP pimpinan Badan Otonom Nahdlatul Ulama (Banom NU) tingkat pusat, yakni PP GP Ansor, PP Pagar Nusa, PB PMII, DPP Sarbumusi, PP IPNU, PP ISNU, dan Idaroh Aliyah JATMAN mengeluarkan pernyataan bersama terkait dinamika internal yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir.
Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa seluruh Banom NU memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persatuan dan keutuhan jam’iyyah.
“Menjaga keutuhan jam’iyyah adalah amanah yang tidak boleh ditawar. GP Ansor bersama seluruh badan otonom NU berdiri tegak memastikan bahwa setiap dinamika disikapi dengan kepala dingin, musyawarah yang jernih, serta adab organisasi yang luhur. NU terlalu besar untuk dibiarkan terbelah, dan terlalu penting bagi masa depan bangsa untuk diguncang oleh kegaduhan yang tidak perlu,” kata Addin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/12).
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai dasar NU menjadi fondasi dalam melewati situasi ini. Pihaknya meyakini bahwa selama semuanya kembali pada nilai tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal, setiap persoalan akan menemukan jalan terbaiknya.
“Mari kita jaga rumah besar NU dengan akhlak, persaudaraan, dan khidmah yang tulus,” lanjutnya.
Berikut, tujuh poin sikap bersama Banom NU. Pertama, meneguhkan komitmen menjaga persatuan jam’iyyah, berlandaskan nilai tawasuth, tawazun, tasamuh, dan i’tidal demi kokohnya rumah besar Nahdlatul Ulama.
Kedua, memohon kepada PBNU dan pemangku kepentingan agar segera melakukan musyawarah yang jernih, tenang, dan terbuka untuk menghasilkan keputusan terbaik bagi kemaslahatan jam’iyyah dan jama’ah.
Selanjutnya, mengapresiasi upaya silaturahmi, tabayyun, dan dialog yang dipimpin para masyayikh, kiai sepuh, dan ibu nyai sebagai ikhtiar menjaga ukhuwah dan keutuhan jam’iyyah.
Berikutnya, berkomitmen menjaga marwah organisasi, mengedepankan adab dan akhlak, serta menjauhi tindakan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di internal maupun ruang publik.
Kelima, berharap kepemimpinan PBNU tetap menjadi teladan dalam menjaga harmoni kehidupan organisasi serta mengutamakan kemaslahatan umat.
Kemudian, menginstruksikan seluruh Banom NU di semua tingkatan agar tetap fokus menjalankan program kerja, memperkuat koordinasi, serta memperkokoh khidmah kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
Terakhir, mengajak para pimpinan pesantren, mursyid thariqah, serta seluruh unsur NU untuk intensif memperbanyak dzikir, doa, istighotsah, dan munajat agar setiap persoalan diselesaikan dengan kejernihan hati dan penuh hikmah secara bermartabat. (Cah/P-3)
Ia menekankan pentingnya evaluasi, khususnya agar program ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga mendorong produksi dalam negeri.
PELAKSANA Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meminta Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk dapat berperan aktif dalam menangkap perkembangan
KETUA Ikatan Pemuda Nahdatul Ulama (IPNU) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Yasir Ode Fukara menegaskan mahasiswa yang demo ke Kemendagri tak ada satupun dari Mubar.
SUKARELAWAN Ganjar Milenial Center (GMC) Sumatra Selatan berkolaborasi dengan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Palembang menggelar kegiatan Masa Kesetian Anggota (MAKESTA) Akbar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved