Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menambah pahala di bulan Ramadan, puluhan anggota dan pengurus organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan sosial.
Pada kegiatan sosial yang dilaksanakan, Jumat (14/4), ormas se-Tangsel memberikan bantuk kepada anak-anak yatim piatu.
Ormas ini antara lain BPPKB, KBPPP, Mahasiswa Komando, GRIB, Satria Banten, majelis se-Pamulang dan masyarakat sekitar yang tergabung dalam Forum Lintas Iman Agama Se-Nusantara.
Baca juga: BPJAMSOSTEK Kebayoran Baru Berbagi Kebahagaian Bersama Yatim Piatu
Para anggota dan pengurus ormas menyalurkan ratusan takjil dan santunan kepada 500 orang anak yatim-piatu. Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar maupun dari berbagai pihak lainnya.
Panglima Tertinggi Patriot Garuda Nusantara (PGN), Dr. KH Nuril Arifin Husein MBA atau Gus Nuril, yang didampingi Gus Amos alias Romo, yang juga Dewan Pembina Patriot Garuda Nusantara, menjelaskan bahwa Patriot Garuda Nusantara beserta ormas lainnya memang mempunyai visi-misi yang sejalan.
"Di berbagai kegiatan kita sering kerja sama. Di bulan yang indah ini kita jalin persatuan dan kesatuan demi menjaga keutuhan Pancasila," ujar Gus Nuril.
Dorong Persatuan dan Tanpa Bedakan Suku, Ras, Agama
"Patriot Garuda Nusantara se-Tangerang Selatan mempunyai beberapa program ke depan yang sifatnya merangkul dari berbagai elemen tanpa membedakan suku, ras dan agama sifatnya menguatkan Indonesia ke depan," katanya.
Baca juga: Aeon Mall Sentul City Berdonasi dan Buka Puasa Bersama Anak-Anak Yatim
Sementara menurut Romo, Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. "Karena segala amal perbuatan kita dilipatgandakan," ujarnya.
"Kita memikirkan anak-anak yatim-piatu dan masyarakat lainnya yang masih butuh uluran kasih dari kita semua," ucap Romo.
"Kita memahami betapa sulitnya dalam mencari nafkah, untuk itulah ada sedikit rejeki kita berbagi meskipun tak seberapa, mudah mudahan bisa meringankan beban mereka," imbuhnya.
Sahabat Patriot Garuda Nusantara
Romo menganggap semua ormas yang hadir merupakan sahabat Patriot Garuda Nusantara (PGN). Karena satu frekuensi serta satu NKRI, dalam menjaga kesatuan dan persatuan.
"Karena kita terbingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika. Walaupun kita berbeda suku, ras dan agama kita tetap bersatu," ujarnya.
Baca juga: HW Peduli Bagikan Kebahagiaan untuk Anak Panti Asuhan di Bulan Suci
Menurutnya, di bulan puasa ini menjadi momen yang baik untuk saling berbagi.
Romo juga berharap ke depan PGN menjadi semakin besar, serta menggandeng generasi muda untuk bergabung di PGN atau ormas lainnya, yang juga bisa untuk bersama-sama membantu TNI-Polri.
"Karena isu radikalisme ternyata belum padam meskipun tokoh tokohnya sudah tertangkap tetapi sel-selnya masih ada itu harus kita waspadai," kata Romo.
"Jalur kita bergerak sebagai Laskar Patriot Bela Negara yang selalu mengedepankan Pancasila sebagai ideologi kita semua," imbuhnya.
Dalam kegiatan sosial, turut hadir perwakilan kepolisian. Kanit 1 Keamanan Negara Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya, AKP Gandung Novi Susanto, berharap agar semua organisasi kemasyarakatan selalu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Sebab Indonesia bisa kokoh dan baik karena adanya persatuan dan kesatuannya," ujar Gandung. (RO/S-4)
Data lapangan menunjukkan bahwa pada Jumat (16/1/2026), di Pos Ciputat dan Pasar Cimanggis, masih banyak warga yang tidak membawa identitas (KTP) saat terjaring.
Pemkot tidak akan mengambil langkah sepihak atau memaksakan kerja sama tanpa adanya kesepakatan bersama dengan wilayah terkait.
PEMERINTAH Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Rencana Capaian 100 Hari Tim Percepatan Pengelolaan Sampah sebagai langkah darurat mengatasi keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.
Sistem pengelolaan sampah belum dirancang untuk menghadapi situasi darurat, padahal kota dengan kepadatan tinggi seperti Tangsel sangat rentan terhadap gangguan layanan dasar.
Penanganan dilakukan setelah warga melaporkan tumpukan sampah yang menggunung hingga mendekati atap bangunan pasar.
Yayang juga menyoroti kondisi TPA Cipeucang yang sudah melampaui kapasitas (overload) telah mengganggu aktivitas warga.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke TPSA Cilowong.
Memasuki tahun baru 2026, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh masyarakat.
Tumpukan sampah masih berserakan di Pasar Ciputat, Tangerang Selatan. Pedagang mengeluh bau menyengat, lalat, dan omzet penjualan menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved