Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Banjir Tangsel, Pemkot Terjunkan Tim Gabungan untuk Evakuasi Warga

Putri Rosmalia Octaviyani
08/3/2026 17:23
Banjir Tangsel, Pemkot Terjunkan Tim Gabungan untuk Evakuasi Warga
Tim gabungan mengevakuasi warga korban banjir Tangsel, Minggu, 8 Maret 2026.(Dok. Pemkot Tangsel)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, Menerjunkan tim gabungan untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir di sejumlah titik, seperti di kawasan Maharta, Pondok Kacang Prima, hingga Perumahan Pondok Safari, Jurangmangu Barat, pada Minggu, (8/3/2026).

Langkah evakuasi korban banjir Tangsel dilakukan menyusul meningkatnya debit air yang merendam permukiman warga akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang Selatan sejak dini hari. Ketinggian air yang bervariasi di beberapa titik membuat aktivitas warga lumpuh total.

Tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan, serta unsur TNI-Polri dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga.

Petugas di lapangan fokus membantu mengevakuasi warga lanjut usia (lansia), anak-anak, serta warga yang kondisi rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet serta kendaraan operasional milik tim gabungan.

Selain evakuasi jiwa, petugas juga memastikan keamanan wilayah dan membantu warga memindahkan barang-barang penting guna meminimalisir kerugian materiil akibat genangan air yang semakin tinggi.

Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto, menyatakan bahwa pihaknya langsung menerjunkan personel sesaat setelah menerima laporan adanya kenaikan debit air yang mulai merendam permukiman warga.

“Begitu kami menerima laporan adanya peningkatan debit air dan genangan di sejumlah titik, tim BPBD bersama unsur gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan ini,” tegas Sutang.

Pemkot dan tim gabungan juga terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan meningkatnya debit air.

“Kami terus melakukan monitoring di beberapa wilayah yang rawan banjir. Personel juga disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi peningkatan debit air atau ada warga yang membutuhkan bantuan evakuasi,” tambahnya.

Saat ini, warga yang telah dievakuasi diarahkan menuju lokasi pengungsian sementara yang lebih aman. Pemkot Tangsel memastikan kebutuhan dasar warga terdampak akan tetap terpenuhi selama masa penanganan darurat banjir Tangsel berlangsung.

Pemkot Tangsel mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan banjir susulan, serta segera melaporkan kondisi darurat kepada petugas di lapangan atau melalui layanan call center resmi. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya