Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSFORMASI pendidikan terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pembangunan sarana dan prasarana sekolah.
Salah satunya terlihat di UPTD SDN Sawah 01, Kecamatan Ciputat yang kini dibangun di lahan baru, dengan fasilitas baru yang lebih representatif guna mendukung proses belajar mengajar.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun. Ia menyampaikan, perkembangan fasilitas pendidikan yang kini dimiliki sekolah menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Dengan adanya gedung baru, tentunya menjadi semangat baru bagi guru dan siswa untuk menjalankan proses pembelajaran yang lebih maksimal,” ujar Mulyani saat dijumpai pada Jumat (6/2).
Mulyani menyaksikan langsung perjalanan SDN Sawah 01 dari masa ke masa, hingga akhirnya sekolah tersebut hadir dengan fasilitas yang jauh lebih memadai.
Sebelumnya SDN Sawah 01 telah bertahan dengan gedung lama selama kurang lebih dari 50 tahun. Dinding yang retak, plafon yang roboh, tembok yang berjamur dan lembab, pintu yang patah, ruangan yang roboh, serta fasilitas pendukung yang terbatas adalah pemandangan sehari-hari siswa dan guru-guru di sana.
Bangunan sekolah yang lama itu memiliki tujuh ruang kelas serta ruang guru yang digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Jika hujan turun, mereka mulai khawatir karena banjir akan menggenangi ruangan, para siswa harus menghentikan kegiatan belajar, dan para guru juga harus sibuk membersihkan genangan banjir agar tidak membahayakan anak-anak.
Selama ini, bangunan sekolah lama hanya direnovasi sedikit-sedikit, dan baru kali ini dibangun dari awal di lokasi lahan baru. Dengan pembangunan fasilitas baru, sekolah kini memiliki ruang belajar dan sarana prasaran lainnya yang jauh lebih memadai dan nyaman.
Hal senada disampaikan Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SDN Sawah 01, Arief. Ia menilai fasilitas baru memberikan banyak kemudahan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran.
Ia menjelaskan, setiap ruang kelas kini telah dilengkapi perangkat pendukung pembelajaran berbasis teknologi seperti infokus. Hal ini mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa.
“Dengan fasilitas teknologi seperti proyektor yang sudah tersedia di setiap kelas, kegiatan pembelajaran berbasis digital nanti bisa menjadi lebih efektif dan variatif,” jelasnya.
Selain ruang kelas yang lebih memadai, SDN Sawah 01 juga memiliki fasilitas penunjang lainnya seperti ruang guru yang lebih nyaman, toilet yang lebih layak, serta ruang laboratorium komputer yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan asesmen berbasis digital.
Arief menambahkan, pembangunan fasilitas baru ini juga membuka peluang penyelenggaraan kegiatan sekolah yang lebih beragam. Sekolah kini memiliki ruang serbaguna yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan akademik maupun nonakademik siswa.
Dengan adanya pembangunan ini, kegiatan belajar mengajar diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif. Seluruh siswa berkesempatan mengikuti pembelajaran pada pagi hari sehingga suasana belajar menjadi lebih kondusif dan optimal.
Para guru pun optimistis kehadiran gedung baru akan meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di SDN Sawah 01, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah sekitar.
"Harapan kami, dengan adanya gedung baru ini murid-murid akan bertambah di tahun pembelajaran selanjutnya, terus juga semoga hasil pembelajaran siswa-siswa sekolah semakin baik, semakin meningkat," tuturnya.
Mereka pun turut menyampaikan apresiasi atas pembangunan sekolah yang dinilai memberikan dampak positif
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Bapak Wakil Wali Kota yang telah memberikan perhatian besar terhadap dunia pendidikan. Dengan fasilitas yang semakin baik, kami optimistis kualitas pembelajaran di SDN Sawah 01 akan terus meningkat karena mereka sudah tidak sabar nyoba gedung baru ini,” ucapnya. (Cah/P-3)
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengungkapkan bahwa pembuangan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) milik PT Aspex Kumbong di Cileungsi dilakukan dengan kuota 200 ton per hari.
Darurat sampah Tengerang dan Tangsel disebut pengamat sebagai bukti dari kegagalan tata kota dan pengelolaan sampah dalam jangka panjang.
Tim Satuan Tugas (Satgas) akan dikerahkan secara intensif untuk melakukan pengangkutan sampah yang masih menumpuk di berbagai wilayah pemukiman maupun protokol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved