Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta siap membantu Provinsi Banten terkait penanganan sampah, khususnya di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan pihaknya siap membantu penngangkutan jika dibutuhkan.
"Saya membayangkan kalau memang problemnya adalah transportasi. Tentunya Jakarta kan punya alat transportasi yang bisa digunakan," kata Pramono saat konfrensi pers bersama Gubernur Banten, Andra Soni di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
Kendati demikian, ia tidak membantu untuk lokasi pembuangan sampah dari daerah Banten. Untuk pembuangan sampah tanggung jawab Pemerintah Banten. Dalam persoalan sampah ini, Pemerintah DKI Jakarta bersedia mengirimkan kendaraan. "Karena mengenai pembuangannya, tentunya sepenuhnya kewenangan dari Tangerang Selatan," ucapnya.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan. "Jadi intinya begini, kami ingin saling untuk mengisi termasuk persoalan yang tadi saya juga sampaikan," pungkasnya.
Diketahui, masyarakat terus mengeluhkan penumpukan sampah di sejumlah titik di kawasan Tangerang Selatan. Karena penumpukan sampah ini sangat mengganggu kesehatan warga.
Penumpukan sampah ini disebabkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang di Tangsel telah mengalami kelebihan beban (overload) dan tidak lagi menerima pembuangan sampah baru. Sampah dari wilayah Tangsel kini akan dialihkan ke TPAS Cilowong di Kota Serang.
"Faktanya, TPA Cipeucang memang sudah tidak akan mampu lagi menampung sampah dari Tangerang Selatan. Walaupun kita memiliki landfill 3 dan 4 seluas 8.000 meter, itu diperuntukkan bagi MRF (Material Recovery Facility)," ujar Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, Selasa (3/2). (Far/P-3)
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Seluruh armada resmi memiliki identitas fisik spesifik, pelat nomor yang terdata dalam sistem, serta rute perjalanan yang terpantau.
Wali Kota Tangerang menginstruksikan pembenahan total pada bangunan SD dan SMP Negeri agar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan yang tinggi.
Saat itu, bangunan sekolah masih didominasi gedung satu lantai yang berdiri sejak tahun 1975, dengan sejumlah bagian yang sudah mengalami penurunan kualitas struktur.
Peningkatan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved