Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Musrenbang Ciputat Untuk Akses Pendidikan dan Penanganan Sampah

Syarief Oebaidillah
29/1/2026 19:50
Musrenbang Ciputat Untuk Akses Pendidikan dan Penanganan Sampah
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)  merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah pada tahun berjalan guna diwujudkan  di tahun berikutnya. Prioritas pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan seperti untuk peningkatan akses pendidikan bagi anak anak, penanganan sampah, banjir, dan lain lain.

“Kegiatan Musrenbang tahun 2026  ini untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah atau RKPD Tahun 2027.Kegiatan yang kita rencanakan di Januari ini akan dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang,” ungkap Camat Kecamatan Ciputat,Tangerang Selatan (Tangsel) H. Mamat pada kegiatan Musrenbang di Kelurahan Sawah Baru.

Mamat mengutarakan pagu anggaran Kelurahan Sawah Baru pada tahun 2027  Rp3.110.000.000. Anggaran tersebut disusun mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Ia menjelaskan dari pagu tersebut, maksimal 60 persen dialokasikan untuk pembangunan fisik, sementara sisanya untuk kegiatan nonfisik.

Mamat mengingatkan usulan kegiatan mesti serius difokuskan pada kegiatan dengan kebutuhan prioritas, seperti akses pendidikan bagi anak anak, penanganan sampah, penanganan banjir dan lain lain. Lurah Sawah Baru, Muslim, mengutarakan terimakasih atas partisipasi kalangan masyarakat mengajuka usulan pada tahapan pra-Musrenbang maupun Musrenbang kelurahan.Dikatakannya, usulan yang masuk masih didominasi  pembangunan fisik.

Terkait pagu anggaran Kelurahannya mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini  dipengaruhi  meningkatnya pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Muslim mengajak seluruh masyarakat, para Ketua RT dan RW mendorong kepatuhan warga  membayar PBB agar alokasi anggaran pembangunan dapat terus meningkat. Ia  juga berharap dukungan  DPRD Kota Tangerang Selatan agar program pembangunan di Kelurahan Sawah Baru dapat optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Legislator DPRD Tangsel Komisi III Fraksi Golkar , Linda Eviyanti, menilai peningkatan pagu anggaran kelurahan karena tingginya kesadaran masyarakat membayar PBB.

Menurutnya, sekitar 40 persen penilaian pembangunan wilayah dipengaruhi  tingkat kepatuhan pembayaran PBB. Ia menghimbau kelurahan, RT, dan RW  dorong tingkatkan kesadaran warga. Menyinggung soal lingkungan, Linda  mengajak masyarakat berperan aktif mengurangi dan memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Anggota DPRD Tangsel Fraksi PKB, Gus Andi Ahmad Wibowo, mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

Hemat dia pembangunan tidak hanya untuk infrastruktur fisik.Penting pula Penguatan SDM untuk bidang pendidikan,kesehatan  juga ekonomi kreatif masyarakat.Hal  Ini perlu peran serta semua pihak, bukan hanya lurah, camat, atau DPRD juga seluruh pemimpin di lingkungannya masing-masing. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya