Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks kualitas udara yang akhir-akhir ini buruk membuat masyarakat waspada beraktivitas di luar rumah.
Untuk melindungi diri dari paparan polusi, masyarakat diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Selain menggunakan masker, adalah penting menjaga kebugaran tubuh sebelum beraktivitas di luar ruangan dan menerapkan gaya hidup sehat di rumah, seperti istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur.
Seperti dilansir dari Antara, Samsung Electronics Indonesia membagikan tiga cara menerapkan hidup sehat dengan bantuan gawai, terutama jam tangan pintar seri Galaxy Watch6 yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu.
Baca juga: Anak Kecanduan Gawai Berisiko Depresi
1. Cek kualitas udara
Jam tangan pintar Galaxy Watch6 mendukung aplikasi pengukur indeks kualitas udara sehingga pengguna bisa memantau langsung sebelum memutuskan keluar rumah, misalnya untuk bekerja.
Jika memutuskan tetap berada di rumah, jam tangan bisa dimanfaatkan untuk memastikan istirahat yang cukup. Gunakan fitur Sleep Monitoring untuk memantau analisis kualitas tidur. Dari hasis analisis itu, pengguna bisa mendapatkan apa saja yang perlu dilakukan supaya tidur berkualitas.
2. Tetap aktif
Jika khawatir untuk berolahraga di luar rumah akibat polusi udara, seseorang bisa melakukannya di dalam rumah. Olahraga penting dilakukan untuk menjaga imun dan kebugaran tubuh. Jam tangan pintar memiliki fitur untuk memantau hingga puluhan jenis olahraga, mulai dari yoga, pilates sampai aerobik.
Baca juga: Waspada, Polusi Udara Bisa Sebabkan Kanker
Dengan pilihan fitur olahraga, pengguna bisa mencoba berbagai jenis olahraga supaya tidak bosan. Jam tangan pintar membantu pengguna melacak antara lain kalori yang terbakar ketika berolahraga. Dengan begitu, pengguna bisa merancang rutinitas olahraga yang sesuai kemampuan tubuhnya.
3. Memantau kesehatan
Polusi udara membuat seseorang perlu memahami kondisi tubuhnya sendiri. Oleh karena itu, jam tangan pintar bisa menjadi alat bantu untuk mengawasi kondisi kesehatan pengguna
Seri Galaxy Watch6, misalnya, memiliki fitur Irregular Heart Rhythm Notification yang didukung fungsi elektrokardiogram (EKG) untuk memeriksa irama jantung, baik saat beraktivitas maupun tidur. Terdapat juga fitur Body Composition untuk melacak berat badan, massa otot, kadar lemak, kadar air dan indeks massa tubuh (BMI) untuk mempertahankan gaya hidup sehat. (Z-6)
Salah satu keunggulan utama Huawei WATCH Ultimate 2 yang ditawarkan adalah kemampuan menyelam yang belum pernah ada sebelumnya di kelas smartwatch.
Berbeda dengan jam biasa, smartwatch bisa membantu memantau aktivitas harian dan kesehatan, serta menampilkan notifikasi langsung di pergelangan tangan.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Huawei Band 11 Series membawa peningkatan visual yang signifikan dibandingkan pendahulunya.
Smartwatch terhubung dengan HP lewat Bluetooth, jadi bisa sinkron data dan memberi info penting tanpa harus membuka HP terus-menerus.
Pasar smartwatch entry-level semakin kompetitif dengan berbagai pilihan produk yang menjanjikan berbagai fitur canggih
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved