Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Kesehatan Brasil mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengubah rekomendasinya untuk mengobati covid-19 dengan hydroxychloroquine walau WHO sudah hentikan uji coba obat itu
Ada juga kemungkinan tingkat infeksi bisa naik lagi lebih cepat jika langkah-langkah untuk menghentikan gelombang pertama dicabut terlalu cepat.
Keputusan itu diambil setelah terbitnya penelitian di jurnal The Lancet yang menyebut penggunaan hydroxychloriquine kepada pasien covid-19 malah meningkatkan risiko kematian.
Badan kesehatan global mengatakan 106.000 kasus baru infeksi covid-19 tercatat dalam 24 jam terakhir, terbesar dalam satu hari sejak wabah merebak.
Donald Trump mengancam akan membekukan secara permanen dana AS untuk WHO kecuali ada perbaikan substantif yang dilakukan dalam 30 hari ke depan
Pertemuan Majelis Kesehatan Dunia tahun ini telah dipangkas dari yang biasanya berlangsung selama tiga minggu menjadi hanya dua hari.
Trump menuntut WHO membebaskan diri dari Tiongkok dan melakukan perbaikan dalam tempo 30 hari ke depan.
Trump juga menegaskan dirinya mempertimbangkan untuk menarik dukungan AS dari WHO
"Kita semua memiliki sesuatu untuk dipelajari dari pandemi. Setiap negara dan setiap organisasi harus memeriksa responsnya dan belajar dari pengalamannya."
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memulai menggelar pertemuan virtual pertamanya pada hari ini atau Senin (18/5).
Dokumen itu kemudian menggarisbawahi menyemprotkan disinfektan kepada individu sama sekali tidak disarankan dalam kondisi apa pun.
Irmansyah mengatakan, WHO berupaya mempercepat penemuan obat dengan melakukan drug repurposing
Hingga saat ini, sebanyak 4 obat telah menjadi kandidat kuat untuk digunakan pada pasien covid-19.
"Ini adalah seluruh tim WHO yang bertanggung jawab dalam mendukung Burundi dalam respons terhadap covid-19," kata seorang pejabat Burundi kepada kantor berita AFP.
"Virus itu bisa kemudian menjadi virus endemi di komunitas kita dan tidak akan pernah pergi. Sama seperti HIV yang tidak pernah pergi, namun kita telah menerima keberadaan virus itu."
WHO meminta negara-negara untuk menunjukkan kewaspadaan yang tinggi ketika mereka mulai melonggarkan pembatasan mereka.
Pejabat kesehatan di seluruh dunia sedang mengamati seberapa banyak tingkat infeksi meningkat dalam gelombang kedua.
AS menolak resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyerukan gencatan senjata di berbagai negara di seluruh dunia.
Sebuah studi baru oleh kantor regional WHO di Brazzaville yang menemukan bahwa antara 83.000 dan 190.000 orang bisa meninggal dan 29 hingga 44 juta terinfeksi selama periode itu.
"Kami tidak menerima data atau bukti apa pun dari pemerintah AS terkait asal virus itu. Jadi, menurut pandangan kami, hal itu hanya spekulasi."
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved