Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH tidak akan mencabut aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sampai Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakhiri status pandemi covid-19.
“Kita tidak akan mencabut status PSBB sampai WHO mencabut status pandemi covid-19. Jadi, disesuaikan dengan WHO,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartanto dalam pertemuan virtual dengan pimpinan media, tadi malam.
Airlangga juga mengatakan kehidupan new normal tetap bisa dijalankan tanpa mencabut PSBB karena kenormalan baru itu merupakan adaptasi dari PSBB dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Itu namanya adaptasi. Tidak ada cabut-mencabut,” tegasnya.
Airlangga menjelaskan new normal akan diterapkan secara bertahap disesuaikan dengan kesiapan sektor. “Sektor-sektor industri semisal Jababeka itu tidak ada masalah. Yang masalah cuma di Sampoerna Jawa Timur,” kata Airlangga.
Dia mengatakan sektor perkebunan dan pertambangan menjadi sektor yang pertama memasuki new normal. “Sektor perkebunan pasti siap menjaga jarak fisik dan sosial. Sektor pertambangan pun jauh dari permukiman warga,” katanya.
Gubernur DKI Anies Baswedan dijadwalkan akan mengumumkan status Jakarta kemarin sore. Namun, ditunda menjadi hari ini saat masa
PSBB tahap ketiga berakhir.
“Untuk kepastiannya, kita tunggu sampai keputusan resminya terbit,” ujar Ketua II Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto, ketika dihubungi tadi malam.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Syarif mengungkapkan Anies masih akan menerapkan pembatasan dengan pelonggaran bertahap.
‘’Skemanya itu transisi PSBB. Pak Gubernur sedang merumuskan itu secara matang,” katanya ketika dihubungi tadi malam.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyarankan pemerintah untuk terlebih dulu membuka tempat ibadah saat new normal diberlakukan jika dibandingkan dengan tempat yang lain.
“Suatu negara harus ada rohnya, roh keagamaan kita mesti berdoa, nanti setelah ini baru kantor, mal bisa buka. Setelah masjid (dibuka)
dan hari Minggunya gereja buka silakan,” ujar Kalla seusai meninjau persiapan kenormalan baru di Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan, kemarin. (Che/Dhk/Ins/Put/X-10)
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Argentina resmi keluar dari WHO menyusul langkah AS. Presiden Javier Milei tegaskan penarikan ini demi kedaulatan penuh dan kritik atas manajemen pandemi Covid-19.
Situasi Lebanon kian mencekam! WHO laporkan 14 petugas medis tewas dalam serangan udara terbaru. Total korban jiwa kini tembus 826 orang di tengah eskalasi konflik Israel-Hezbollah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved