Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), pada Selasa (26/5), menjanjikan peninjauan cepat terkait data tentang hidroksiklorokuin yang kemungkinan rampung pada pertengahan Juni.
Presiden AS Donald Trump dan yang lainnya telah mendorong penggunaan hidroksiklorokuin sebagai pengobatan yang mungkin untuk virus korona. Namun, pada Senin (25/5), WHO mengatakan bahwa uji coba obat malaria hidroksiklorokuin pada pasien covid-19 telah dihentikan karena masalah keamanan.
Sebuah studi dalam jurnal medis The Lancet menemukan pasien yang memperoleh hidroksiklorokuin mengalami peningkatan angka kematian dan detak jantung yang tidak teratur, yang kemudian mendorong intervensi WHO.
"Keputusan akhir tentang bahaya, manfaat atau kurangnya manfaat hidroksiklorokuin akan dibuat setelah bukti itu ditinjau oleh Dewan Pemantau Keamanan Data," kata WHO dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu (27/5). Dan diharapkan keputusan tersebut keluar pada pertengahan Juni.
Baca juga: Jerman Perpanjang Jaga Jarak Sosial Hingga Akhir Juni
Produsen obat yang berbasis di Swiss, Novartis, mengatakan bahwa studi The Lancet tersebut hanya 'pengamatan' dan tidak mampu menunjukkan hubungan sebab akibat antara hidroksiklorokuin dan efek sampingnya.
"Kami membutuhkan uji klinis acak dan terkontrol untuk memahami dengan jelas kemanjuran dan keamanan obat itu," kata juru bicara Novartis. (CNA/A-2)
Bagi Anda yang ingin menghindari ketergantungan bahan kimia, berikut adalah panduan cara menurunkan asam urat secara alami.
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Virus Nipah adalah virus zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia. Selain melalui kontak langsung dengan hewan, virus ini juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Prof. Tjandra Yoga Aditama ingatkan kewaspadaan terhadap Flu Burung, MERS-CoV, Super Flu, & Virus Nipah. Simak risiko dan data terbaru WHO 2026 di sini.
Mengonsumsi ikan akan memberi energi, protein dan berbagai jenis nutrien yang penting bagi kesehatan.
Tiga tinjauan Cochrane yang ditugaskan WHO mengungkap potensi besar obat GLP-1 untuk penurunan berat badan, namun pakar peringatkan risiko jangka panjang.
WHO terus memantau sejumlah penyakit infeksi paru berat seperti flu burung, MERS, influenza berat, dan virus Nipah yang berisiko tinggi bagi kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved