Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan akan melanjutkan uji klinis obat hidroksiklorokuin.
"Minggu lalu, kelompok eksekutif, Solidarity Trial, memutuskan untuk menghentikan sementara uji coba hidroksiklorokuin, karena khawatir mengenai keamanan obat itu," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, Kamis (4/6).
"Keputusan tersebut diambil sebagai tindakan pencegahan, sementara data keamanan (penggunaan obat tersebut) ditinjau," imbuhnya.
Komite keamanan dan pemantauan data dari Solidarity Trial telah meninjau penggunaan obat tersebut.
"Atas dasar data kematian yang tersedia, anggota komite merekomendasikan tidak ada alasan untuk mengubah protokol percobaan," terangnya.
Komite keamanan dan pemantauan data, ucap Tedros, akan terus memantau dengan seksama keamanan semua pengobatan yang diuji dalam Solidarity Trial. Lebih dari 3.500 pasien telah direkrut di 35 negara untuk mengambil bagian dalam uji coba tersebut.
Baca juga: WHO: Peninjauan Hidroksiklorokuin Rampung Pertengahan Juni
Untuk diketahui, pada 25 Mei, WHO mengumumkan untuk sementara waktu menunda uji coba hidroksiklorokuin dan melakukan peninjauan keamanan dalam penggunaan obat tersebut.
Keputusan WHO untuk menghentikan sementara uji coba obat tersebut muncul setelah adanya penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet yang menunjukkan obat itu bisa meningkatkan risiko kematian di antara pasien covid-19.
Hidroksiklorokuin biasanya digunakan untuk mengobati radang sendi, tetapi sejumlah pihak termasuk Presiden AS Donald Trump mendukung penggunaan obat itu untuk pencegahan dan pengobatan covid-19.(CNA/OL-5)
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Argentina resmi keluar dari WHO menyusul langkah AS. Presiden Javier Milei tegaskan penarikan ini demi kedaulatan penuh dan kritik atas manajemen pandemi Covid-19.
Situasi Lebanon kian mencekam! WHO laporkan 14 petugas medis tewas dalam serangan udara terbaru. Total korban jiwa kini tembus 826 orang di tengah eskalasi konflik Israel-Hezbollah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan ancaman hujan asam dan hujan hitam di Iran akibat serangan pada fasilitas minyak. Warga diminta waspada.
Denmark resmi jadi negara Uni Eropa pertama yang mencapai status eliminasi transmisi HIV dan sifilis dari ibu ke anak.
Studi terbaru The Lancet Oncology mengungkap ketimpangan tragis, angka kematian kanker payudara turun di negara maju, namun melonjak hampir 100% di negara miskin.
WHO menyebut vaksin influenza generasi baru berpotensi mencegah hingga 18 miliar kasus flu dan menyelamatkan 6,2 juta nyawa hingga 2050 dengan perlindungan yang lebih luas dan tahan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved