Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN papan karangan bunga berjejer di penggalan Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, kemarin. Tepatnya di depan markas Kodam Jaya.
Dukungan itu terlihat dari ratusan karangan bunga yang berjejer di depan markas Kodam Jaya, Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur.
"Yang perlu saya garis bawahi di sini adalah bahwa memang tanggung jawab untuk menurunkan itu berada di Pangdam Jaya," kata Panglima TNI.
Tak hanya itu, Polri bersama TNI juga melakukan penggalangan tokoh-tokoh masyarakat, agama, dan suku.
Sebanyak 900 baliho bergambar Rizieq Shihab telah diturunkan petugas keamanan dari Pemprov DKI, Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya.
Berbagai pesan dukungan disampaikan masyarakat terhadap tindakan Pangdam Jaya, yang menginstruksikan penurunan baliho Imam Besar FPI Rizieq Shihab.
Jakarta dipastikan aman dan keresahan masyarakat terhadap banyaknya baliho kegiatan Rizieq Shihab mulai membaik.
Anggota Kompolnas Yusuf Warsyim mengemukakan dalam waktu dekat Kompolnas akan menyampaikan pertanyaan kepada Kapolri melalui surat.
Pasalnya, ia mengklaim massa pendukung Rizieq memang akan membersihkannya usai kepulangan Rizieq.
Politisi Hanura Inas Zubir mengatakan bahwa sekcil apapun ancaman terhadap keutuhan bangsa Indonesia, TNI harus turun tangan.
Langkah tegas Pangdam Jaya terhadap FPI layak diamini karena pasti untuk kebaikan bangsa.
SEJUMLAH pakar hukum dari berbagai perguruan tinggi mengkritisi rencana pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme di Indonesia
"Kacau juga lama-lama republik ini kalau yang sesuatu diurus oleh yang bukan ahli dan urusannya. Nanti bagian perang kalau Satpol PP, kan kacau," kata Aziz.
Menurut Fadil, langkah yang dilakukan oleh Pangdam Jaya bertujuan baik bagi negara.
Harus ada tindakan tegas secara terukur dan itu dilakukan oleh TNI yang ternyata banyak didukung oleh warga bangsa Indonesia.
Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meyakini peringatan tersebut sudah melalui pertimbangan.
Jika tidak ada instruksi dari Presiden Jokowi dan Menhan Prabowo, maka TNI tidak bisa melakukan yang bukan tugas dan fungsinya sebagai alat di bidang pertahanan.
Menurut Willy, penegakan baliho yang dinilai menganggu ketertiban umum merupakan tugas atau tupoksi dari Satpol PP.
IPW menilai wajar jika TNI turun tangan. Sebab, Satpol PP dan polisi dianggap kurang berani menurunkan baliho atau spanduk terkait Rizieq Shihab.
Dudung beralasan FPI sudah berbuat semaunya, seperti tetap memasang baliho-baliho yang telah diturunkan oleh Satpol PP.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved