Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia merupakan negara besar yang memiliki budaya damai dan ramah, serta adat istiadat dengan nilai-nilai luhur yang berdasarkan Pancasila. Keramahan dan kedamaian bangsa Indonesia sudah terkenal sejak jaman dulu kala.
Namun akhir-akhir ini begitu banyak kelompok kepentingan yang mengatasnamakan rakyat dan bangsa Indonesia tapi berperilaku kasar dan tidak mengedepankan nilai-nilai Pancasila.
Terlebih ditengah meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya Jakarta, banyak yang tidak disiplin terhadap protokol kesehatan, dan upaya mobilisasi massa untuk aksi-aksi tertentu.
Sebagai generasi muda, Aliansi Muda Peduli Nusantara (AMPN) menyatakan peduli, harus jeli melihat dan tahu apa yang harus dilakukan kedepan. Sebab tanpa persatuan dan kesatuan, tidak mungkin negeri ini dapat berdiri tegak dan kokoh.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam orasi-orasi aksi damai dan simpatik yang diikuti oleh ratusan anak-anak muda dan berbagai elemen masyarakat yang bergabung ke dalam AMPN di depan gedung Indosat, Taman Silang Monas, Jakarta, Kamis (26/11/2020).
Lebih lanjut Koordinator lapangan (korlap) AMPN, Adian menambahkan, kejadian-kejadian semacam itu membuat wibawa pemerintah menjadi tidak berarti, padahal wabah semakin menjadi.
"Sementara berbagai pendekatan telah dilakukan, namun respons yang didapat justru tidak memberikan solusi yang baik bagi kemaslahatan umat," ucap Adian.
Untuk itu, menurut Adian, AMPN tetap mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (3M) melakukan aksi damai guna mendukung pemerintah dan aparatnya dalam menegakkan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
AMPN juga menyatakan dukungannya kepada aparat TNI-Polri dalam mengawal keselamatan dan keamanan bangsa, mendesak aparat untuk segera menangkap dan mengadili tokoh-tokoh yang membahayakan keselamatan umat, bangsa dan negara, serta membubarkan ormas yang melindungi para pemecah belah masyarakat.
“Yang utamanya adalah kita mendukung langkah-langkah pemerintah. Yang kedua, adalah mendukung TNI dan Polri, mereka menegakkan tugasnya sebenarnya. Kita hanya menyampaikan himbauan dan kita hanya mendukung. Memang menjadi tugasnya TNI dan polisi untuk mengamankan, menjaga bangsa ini dari pihak-pihak yang memprovokasi, apapun bentuknya ,” jelas Adian.
Di sela aksi AMPN, sejumlah peserta aksi menyerahkan beberapa kuntum bunga mawar kepada aparat Polri yang bertugas. Selain itu tiga orang pesilat berpakaian khas Betawi menggelar atraksi kesenian Betawi, palang pintu yang diisi dengan pantun-pantun petuah dan ajakan kepada masyarakat untuk selalu menjaga perdamaian di bumi Nusantara ini.
Sebagai seorang seniman yang juga bagian dari tokoh masyarakat Betawi, Ustad Lutfi mengingatkan agar sesama anak bangsa untuk saling menghargai dan menghormati. (RO/OL-09)
Jumlah pelanggaran prajurit TNI 2025 menurun hingga 40%. Namun, tantangan disiplin dan kejahatan siber masih jadi sorotan.
Pemerintah mengambil langkah konkret dengan memperkuat pengamanan bandara khususnya di wilayah di Papua menyusul insiden penembakan pesawat perintis di Papua Selatan.
Indonesia siapkan 8.000 personel TNI untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF) di Gaza, tunjukkan komitmen misi perdamaian.
PEMERINTAH berencana mengirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza, Palestina untuk bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Keputusan itu dinilai sarat risiko
Anggaran pertahanan APBN 2026 mencapai Rp337 triliun. Pengamat menilai belanja alutsista harus memperkuat industri pertahanan nasional, bukan sekadar impor senjata.
Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menegaskan tidak ada prajuritnya yang terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap pengemudi ojek online di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap tabah dalam menjalankan tugas meskipun kerap menjadi sasaran serangan serta kritik tajam.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme, persatuan, dan kedekatan dengan rakyat dalam tubuh TNI dan Polri
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menyebut Presiden Prabowo menekankan evaluasi berkelanjutan dan peningkatan kinerja TNI-Polri demi rakyat.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved