Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) Indra Gunawan memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas setempat untuk memastikan kasus meninggalnya seorang anak oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku, tertangani dengan baik.
"Kami sedang berkoordinasi dengan dinas setempat di Tual terkait meninggalnya anak akibat kekerasan yang dilakukan aparat," ungkapnya, Minggu (22/2).
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa Kementerian PPPA juga telah berkoordiansi terkait penyebab dan kronologi yang menimpa korban sampai meninggal dunia.
"Kita masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Pelaku saat ini sudah ditahan untuk kepentingan penyelidikan pidana dan kode etik. Kementerian PPPA akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan perlindungan bagi kakak korban sebagai anak saksi, termasuk kepolisian untuk memastikan kasus ditangani dengan baik," pungkas Idra. (Des/P-3)
Selama periode Lebaran, tersedia berbagai promo menarik, salah satunya “Stay Slay” yaitu paket menginap 2 malam di kamar standar dengan sarapan dengan harga hanya Rp 1.810.000.
Neon Glow Countdown Party akan menghadirkan pengalaman pesta tahun baru yang berbeda dengan mengusung konsep neon yang akan membuat malam terakhir tahun 2024
Schooliday merupakan perpaduan kata School dan Holiday yang mengusung konsep liburan penuh keceriaan bagi anak-anak, remaja, hingga dewasa. Untuk merehatkan sejenak dari rutinas keseharian
Usman Hamid, menilai kasus kekerasan Brimob di Tual mencerminkan lemahnya akuntabilitas dan pengawasan di tubuh Polri.
Polri akui kelemahan dan janji evaluasi peran Brimob di pengamanan sipil usai desakan YLBHI. Hal ini menyusul kasus Bripda MS yang tewaskan siswa di Tual.
Bripda Mesias Viktor Siahaya dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dalam kasus penganiayaan seorang siswa di Tual hingga meninggal dunia.
Pengamat mendesak Polri untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh menyusul kembali terulangnya aksi kekerasan oleh oknum anggota Brimob terhadap pelajar di Tual, Maluku
Amnesty International Indonesia menilai kematian pelajar 14 tahun di Tual, Maluku, memperpanjang dugaan pembunuhan di luar hukum oleh aparat dan mendesak reformasi struktural Polri.
Pengamat ISESS Bambang Rukminto menyoroti pelibatan Brimob dalam penanganan kamtibmas di Polres Tual, Maluku Tenggara, menyusul tewasnya pelajar MTs oleh oknum Bripda MS
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved