Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PSSI siap bantu hal-hal yang bisa meringankan tugas kepolisian terkait pelaporan match fixing
Vigit Waluyo disebut-sebut sebagai salah satu aktor pengaturan skor tersebut. Dalam kasus ini Vigit bahkan sudah ditetapkan sebagai tersangka meskipun belum pernah menjalani pemeriksaan.
Isu KLB memang tengah santer dimunculkan pasca Edy Rahmayadi memilih mundur dari kursi Ketua Umum PSSI.
Pria yang karib disapa IB itu mengaku ingin fokus dalam tugasnya bersama koleganya Joko Driyono untuk memimpin PSSI.
Pelaksanaan KLB PSSI belum mendapat kesepakatan yang terpenting bisa kembali membangun ekosistem sepak bola nasional yang sehat
Edy Rahmayadi memutuskan mundur dari Ketua Umum PSSI.
Kongres luar biasa PSSI perlu segera digelar untuk memilih pengurus baru yang bersih dan bebas kepentingan.
Namun, Joko memastikan hingga Kongres Tahunan PSSI 2019 selesai digelar, belum ada permintaan resmi KLB oleh 2/3 pemilik suara (voter) PSSI yang berjumlah total 85 voter.
Erick sendiri, pada Oktober 2018 lalu, pernah menyatakan dirinya lebih tertarik dengan mengelola liga sepak bola nasional. Hal itu didasari atas alasan dirinya memiliki latar belakang profesional yang lebih kuat ketimbang seorang birokrat.
Saat ini tampuk pimpinan federasi sepak bola Indonesia ini dipegang sementara oleh Pelaksana Tugas (PLT), Joko Driyono.
Pasalnya, di dalam pengurus PSSI saat ini masih banyak oknum yang terindikasi match fixing (pengatur pertandingan).
Ia beralasan sudah tak mampu dan merasa gagal untuk memimpin federasi sepak bola di Indonesia tersebut.
Presiden Persijap Jepara, Esti Puji Lestari, yang ikut hadir dalam kongres berpendapat lengsernya Edy Rahmayadi tidak otomatis menyelesaikan masalah PSSI yang sudah berlarut-larut.
PSSI telah memilih pucuk pimpinan komite yang bakal diisi oleh lima orang ini.
Perwakilan klub Liga 1 Indonesia, Persib Bandung, Umuh Muchtar, menyebut, KLB memang harus segera dilaksanakan. Terkait waktunya, Umuh meminta agat KLB digelar usai pemilu 17 April 2019.
Mundurnya Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, yang diumumkan hari ini, Minggu (20/1), dinilai tidak menyelesaikan masalah.
Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI.
Edy Rahmayadi minta maaf karena tidak bisa memenuhi harapan pecinta sepak bola nasional.
Edy Rahmayadi menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sejak 2016.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved