Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Tugas (PLT) Ketua Umum PSSI Joko Driyono berikrar akan mengakomodir keinginan pemilik hak suara yang berniat melakukan Kongres Luar Biasa (KLB).
Hal ini ia sampaikan ketika dihubungi via sambungan telepon, Senin (21/1) malam.
"Saya secara pribadi menjalankan amanah statuta sekaligus harus melayani siapa pun dalam statuta itu pula. Termasuk jika ada inisiatif yang terakumulasj secara sah menginginkan KLB memilih Ketum baru. Itu hal yang normal," kata Joko.
Isu KLB memang tengah santer dimunculkan pasca Edy Rahmayadi memilih mundur dari kursi Ketua Umum PSSI.
Pengunduran diri Edy disampaikan saat memberikan sambutan pada Kongres Tahunan PSSI di Bali, Minggu (20/1). Ia mundur karena merasa gagal membawa PSSI lebih baik, apalagi fokusnya terbelah setelah terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara.
Kendati demikian, Jokdri, sapaan Joko menggarisbawahi keinginan KLB harus pula seusai dengan syarat administratif yang tertuang di statuta PSSI.
Baca juga : IB Mundur dari Arema FC, Fokus ke PSSI
Menurut pasal 30 poin 2 Statuta PSSI, Kongres Luar Biasa (KLB) digelar jika 50% anggota PSSI atau 2/3 dari pemilik hak suara membuat permohonan tertulis.
KLB harus digelar dalam waktu tiga bulan setelah permohonan itu diterima. Apabila KLB tidak digelar, anggota yang memintanya dapat menggelar kongres sendiri atau meminta bantuan FIFA.
Saat ini pemilik hak suara PSSI berjumlah 85 yang terdiri dari 34 Asprov (Asosiasi Provinsi), 18 klub Liga 1, 16 Klub Liga 2, 16 Klub Liga 3, dan satu tambahan dari Asosiasi Futsal (FFI).
"Itu tugas saya. Kalau KLB setiap saat boleh dilakukan asal syarat-syaratnya terpenuhi, inisiatif secara administratif juga terpenuhi. Jadi ini harus dilihat sebagai hal biasa, karena secara konstitusional telah diatur," imbuhnya.
Pria asal Ngawi, Jawa Timur itu menegaskan dirinya tidak ada tendensi untuk berusaha mempertahankan posisinya. Ia mengaku hanya ingin fokus menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai PLT Ketua Umum PSSI.
"Jangan sampai mengesankan kami di posisi ini mengurusi KLB mau mempertahankan kedudukan, tidak ada urusan itu. Pekerjaan saya mengeksekusi program dari kongres, sangat banyak. Dengan konsentrasi penuh saja belum tentu memenuhi harapan kita semua apalagi harus terbagi dengan isu ambisi politik keorganisasian," tutupnya. (OL-8)
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan laga kontra Persita Tangerang di pekan ke-22 Super League 2025/26 akan berjalan sulit meski dimainkan di Stadion GBLA.
PSMS Medan menang 3-1 atas Sumsel United dalam laga Pegadaian Championship di Stadion Utama Sumatra Utara, Sabtu (14/2). Felipe Cadenazzi cetak dua gol.
Persija Jakarta fokus memulihkan mental pemain jelang laga tandang kontra Bali United di pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026.
Semen Padang FC menargetkan mencuri poin saat menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/2), guna memperbesar peluang keluar dari zona degradasi BRI Super League.
Ezequiel Vidal mencetak dua gol saat PSIM Yogyakarta menahan imbang Persik Kediri 2-2 di Stadion Gelora Joko Samudro. Hasil ini menjaga posisi PSIM di papan tengah klasemen.
Sumsel United membidik kemenangan atas PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara demi menjaga peluang promosi ke Super League. Laga krusial penentuan tiga besar.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved