Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KONGRES Luar Biasa (KLB) PSSI untuk merombak seluruh kepengurusan era Edy Rahmayadi telah mengemuka dalam Kongres Tahunan PSSI di Bali, Minggu (20/1). Akan tetapi, tidak ada kesimpulan di forum tersebut terkait waktu KLB bakal terealisasi.
Para pemilik suara masih terpecah perihal urgensi digelarnya KLB saat ini. Pertanyaan yang mengemuka ialah apakah harus digelar segera atau menunggu hingga periode kepengurusan Edy Rahmayadi selesai 2020 mendatang. Tampuk pimpinan PSSI saat ini berada di tangan Joko Driyono sebagai Pelaksana Tugas (Plt), usai Edy memilih mundur.
Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Barat Tommy Apriantono berharap kongres baru dilangsungkan setelah Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden pada pertengahan April mendatang. Alasannya, agar sosok yang menjadi Ketua Umum PSSI dapat bersinergi dengan pemerintah. Ia mengungkapkan tak ingin permasalahan yang menimpa kepemimpinan La Nyalla Mattalitti terulang kembali.
Seperti diketahui, PSSI di bawah kepemimpinan La Nyalla kala itu berseberangan dengan pemerintahan. Ujungnya ialah PSSI dibekukan pemerintah melalui kepanjangan tangan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Roda kompetisi dan kegiatan sepak bola nasional pun ikut terhenti.
"Ini bukan soal politik, tapi kan pemerintah yang memiliki lapangan. Jadi kami berharap ketua yang akan datang bisa bekerja sama dengan pemerintah. Jangan sampai kasus La Nyalla terulang kembali," ungkap Tommy saat dihubungi, Senin (21/1).
Selain itu, pria yang juga dosen di salah satu universitas ternama di Bandung ini mempertimbangkan proses penyidikan yang tengah digalakkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Antimafia Bola. Ia tidak ingin pengurus baru yang terpilih nantinya masih terjebak dalam pusaran kasus hukum seperti yang terjadi saat ini.
"Kita juga harus tunggu Satgas Antimafia Bola itu menyelesaikan tugasnya. Kan siapa tahu ada beberapa orang lain lagi yang kena. Baru dari situ kita akan lihat. Kalau bisa sudah clear dan baru kita mulai dari nol lagi," imbuhnya.
Hal berbeda disampaikan Ketua Asprov DKI Jakarta Uden Kusuma. Ia menjadi salah satu pihak yang menginginkan KLB segera digelar dalam waktu dekat. Uden pun secara tersirat sudah tak memberikan kepercayaan bagi pengurus saat ini untuk terus memimpin PSSI.
"Pada prinsipnya kami ingin perbaikan harus dilakukan secepatnya. Makanya kami ingin KLB cepat. Mundurnya Pak Edy bukan berarti masalah selesai, justru sebaliknya. Ada agenda yang berat, apalagi pengurus lama banyak masalah," jelasnya.
Baca juga: Mundurnya Edy Rahmayadi tidak Lantas Selesaikan Masalah
Perihal sosok PSSI 1 selanjutnya, Uden menginginkan figur yang mampu membangkitkan prestasi sepak bola tanah air. Namun, ia masih enggan menyebut nama.
"Harus punya visi yang kuat untuk memperbaiki sepak bola kita. Minimal kita harus punya nama lagi di ASEAN. Siapa orangnya saya belum bisa bilang saat ini," tambah Uden.
Sementara itu, pengamat sepak bola Amal Ganesha menilai pergantian pengurus PSSI tak serta merta menyelesaikan benang kusut sepak bola nasional. Harus ada kesepahaman dari pengurus pusat PSSI hingga daerah dan seluruh stakeholder lainnya demi membangun ekosistem sepak bola nasional yang sehat.
"Menggeser atau mengganti orang lama pun saya pikir tidak akan berpengaruh banyak. Karena masalah sepak bola kita ada di ekosistemnya. Jadi pembenahannya tidak hanya dari sisi manajerialnya saja, tapi juga dari aspek governance," ujar pendiri Ganesport Institut.(OL-5)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
PERSIKU Kudus harus menerima kenyataan pahit mendapat sanksi berat dari komite disiplin (Kondis) PSSI denda sebesar Rp250 juta dan pertandingan satu laga tanpa penonton
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved