Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI Edy Rahmayadi telah mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI, kerja sejumlah pihak yang ingin memajukan sepak bola di Tanah Air belum selesai. Pasalnya di dalam pengurus PSSI saat ini masih banyak orang yang terindikasi kasus pengatur pertandingan yang kini sedang diusut Polri.
"Kalau mau clear, mestinya seluruhnya kita sapu bersih," ujar Ketua Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) Suhendra Hadikuntono ketika dihubungi tadi malam.
Edy Rahmayadi mengatakan secara resmi menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI periode 2016-2020 saat memberikan sambutan pada Kongres Tahunan PSSI di Bali, kemarin pagi.
Dalam pidatonya, Edy mengakui kegagalannya dalam menjalankan tugas sebagai Ketua Umum PSSI. Seperti diketahui, PSSI dihantam problematik bertubi-tubi. Dari kekerasan antarsuporter yang menimbulkan korban jiwa hingga skandal pengaturan skor.
Edy pun menyebut jabatan tersebut merupakan tanggung jawab terberat yang pernah ditanggungnya.
"Saya mohon maaf, titip salam saya kepada seluruh masyarakat Indonesia karena sampai tahun kedua saya tak bisa mewujudkan harapan mereka," kata Edy yang juga Gubernur Sumatra Utara.
Menurut Suhendar, masih banyak tarik-menarik kepentingan politik di sepak bola Indonesia. Semuanya itu harus dibersihkan demi kemajuan sepak bola nasional.
Cara untuk membersihkan itu, lanjutnya, tentu dengan seluruh bantuan elemen bangsa, termasuk media massa.
"Kita tidak ingin bola dijadikan panggung politik dan kepentingan pihak tertentu," ungkap Suhendra.
Pascakongres, Suhendra mengaku tidak menitipkan harapan kepada pengurus PSSI saat ini. Terlebih kasus mafia bola kembali mencuat.
"Apa pun yang dilakukan, selama aktor intelektualnya belum ditangkap, akan susah berubah. Ibarat apa pun makanannya, minumannya tetap teh botol," ujarnya.
Kongres luar biasa
Seusai undur diri Edy, dukungan untuk digelarnya kongres luar biasa (KLB) makin menguat.
"Saya kira itu harus diajukan demi pembaruan PSSI. Tak ada jalan keluar lain," ujar Ketua Asosiasi Provinsi PSSI DKI Jakarta Uden Kusuma Wijaya.
Menurut Uden, PSSI saat ini dalam kondisi sangat buruk karena beberapa petingginya di jajaran komite eksekutif terjerat oleh kasus hukum pengaturan skor dan bahkan ada yang ditetapkan menjadi tersangka.
Oleh sebab itu, dirinya berharap PSSI dapat menemukan orang-orang baru yang kompeten untuk mengisi posisi-posisi pengambil keputusan.
"Saya rasa pilihan paling rasional adalah mengganti para anggota komite eksekutif. Jangan memercayakan organisasi pada orang-orang lama yang kita tahu terlibat dalam masalah hukum. Biarkanlah mereka menyelesaikan persoalannya," tutur Uden.
Manajer Umum Persib Bandung Umuh Muchtar juga mengatakan KLB memang harus segera dilaksanakan. Terkait dengan waktunya, Umuh meminta agat KLB digelar seusai pemilu 17 April 2019. "Agar KLB tidak terganggu. Ini harus diselesaikan dahulu sebelum Liga 1 dimulai," tutur dia.
Pengamat sepak bola Ferril Hattu menyebut mundurnya Edy tak lantas menyelesaikan masalah. Terlebih pemilik hak suara memberikan mandat langsung kepada Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono yang didampingi Iwan Budianto untuk memegang kendali PSSI 1.
"Yang menggantikan Edy nama-nama orang yang sudah disebut pada antimafia sepak bola, calon tersangka kan begitu. Dilimpahkan ke mereka, orang kan jadi ragu lagi," imbuhnya. (Opn/OL/X-10)
Bagi Bobotoh dan penikmat Liga 1, memahami latar belakang dan kualitas teknis Kurzawa menjadi hal menarik.
Kedatangan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) dan AS Monaco ini menjadi bukti keseriusan manajemen Pangeran Biru dalam meningkatkan kualitas skuad.
Tambahan tiga poin membuat koleksi poin Persib menjadi 41, unggul satu angka dari Borneo FC yang sebelumnya nyaman di singgasana dengan 40 poin.
Maung Bandung harus menunggu hingga menit-menit akhir untuk memastikan tiga poin, sekaligus mengkudeta Borneo FC dari puncak klasemen sementara.
Kemenangan dramatis ini mengantarkan Maung Bandung kembali ke puncak klasemen sementara, menggusur Borneo FC yang sebelumnya nyaman di posisi teratas.
Hasil pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya hari ini. Bajul Ijo menang 3-0 lewat gol Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan aksi solo run Rachmat Irianto.
PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) resmi memilih Kelme sebagai penyedia apparel resmi bagi timnas Indonesia.
PSSI mengumumkan ada tujuh jenama yang mengikuti proses tender apparel timnas Indonesia, yaitu Kelme, adidas, Puma, Warrix, Masagi, Riors, dan petahana Erspo.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved