Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PSSI memberikan klarifikasi terkait rumor yang menyebutkan Timnas Indonesia batal berpartisipasi di ajang Asian Games 2026 di Jepang. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa, hingga saat ini, pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi mengenai pembatalan tersebut.
Ketidakpastian ini bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan Komite Olimpiade Asia (OCA).
Dalam aturan baru tersebut, peserta cabang olahraga sepak bola putra Asian Games 2026 dikabarkan hanya diambil dari 16 negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Mengingat Indonesia gagal melaju ke putaran final ajang tersebut, status kepesertaan Garuda Muda pun dipertanyakan.
Menanggapi isu yang beredar, Sumardji menyatakan bahwa PSSI telah bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama Departemen Internasional PSSI dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).
Hal ini krusial karena wewenang utama keikutsertaan atlet dalam ajang multievent seperti Asian Games berada di bawah kendali KOI.
“Sampai dengan saat ini, kami belum mendapatkan surat resmi bahwa kita tidak ikut dalam Asian Games di Jepang,” ujar Sumardji kepada media di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2).
Sumardji menambahkan bahwa dalam perencanaan awal, Timnas Indonesia tetap diproyeksikan untuk tampil. Bahkan, langkah administratif telah dilakukan sejak jauh hari.
“Entry name itu sudah kami kirim dari dua bulan yang lalu. Dari awal memang kami ikut Asian Games. Maka, ketika muncul informasi ini, kami harus memastikan kebenarannya,” tegasnya.
Keresahan PSSI bukan tanpa alasan. Informasi mengenai potensi absennya Indonesia justru lebih dahulu ramai di media massa daripada jalur birokrasi resmi.
Sumardji pun menyayangkan kesimpangsiuran ini dan berjanji akan segera memberikan pembaruan informasi jika sudah ada ketetapan hitam di atas putih.
Senada dengan Sumardji, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengakui telah menjalin komunikasi langsung dengan Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari.
PSSI mendesak agar kepastian ini segera menemui titik terang karena akan sangat memengaruhi program persiapan teknis tim di lapangan.
"Saya sampaikan kepada Ketua umum KOI besok supaya kita sudah punya kabar karena itu juga menyangkut persiapan kita. Kalau tidak diputuskan ya tentu kita tidak bisa untuk memproses lebih lanjut karena itu keputusan dari mereka," ungkap Yunus Nusi.
Hingga berita ini diturunkan, PSSI masih dalam posisi menunggu verifikasi dari pihak berwenang guna menentukan langkah strategis Timnas Indonesia selanjutnya di kancah Asia. (Ant/Z-1)
Perubahan format AFC dan OCA membuat hanya 16 tim Piala Asia U-23 2026 lolos ke Asian Games 2026. Indonesia terancam gagal tampil di Jepang.
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Perubahan signifikan terjadi pada jadwal kompetisi Asia Tenggara. ASEAN Cup 2026 (sebelumnya Piala AFF) tidak lagi digelar di akhir tahun.
Pelti juga berharap adanya dukungan pihak ketiga agar program pembinaan dapat berjalan optimal.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Nova Arianto menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Selain Indonesia dan Saint Kitts and Nevis, dua negara lain yang turut ambil bagian dalam FIFA Series di Indonesia ialah Bulgaria dan Kepulauan Solomon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved