Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH Timnas Indonesia U-23 menuju Asian Games 2026 di Jepang berada di ujung tanduk. Perubahan format kualifikasi yang baru saja disepakati Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA) menjadi ganjalan utama yang berpotensi memutus tren partisipasi Skuad Garuda di pesta olahraga terbesar Benua Kuning tersebut.
Format anyar itu menetapkan standar yang jauh lebih ketat. Berbeda dengan edisi sebelumnya, slot peserta Asian Games 2026 kini hanya diperuntukkan bagi 16 tim yang berhasil lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi. Kebijakan itu menyaring jumlah kontestan secara drastis, menjadikannya eksklusif bagi elite sepak bola Asia.
Bagi Indonesia, aturan ini menjadi kabar buruk mengingat perjuangan Skuad Garuda yang waktu itu diasuh oleh Gerald Vanenburg sudah terhenti lebih awal. Pada babak kualifikasi Piala Asia U-23 yang digelar 2025 lalu, Garuda Muda hanya mampu finis di peringkat kedua Grup J.
Meski sempat menang telak 5-0 atas Makau, hasil imbang tanpa gol melawan Laos dan kekalahan tipis 0-1 dari Korea Selatan memastikan Indonesia gagal melaju ke putaran final di Arab Saudi.
Jika aturan ini resmi diberlakukan sepenuhnya, Indonesia harus rela menjadi penonton saat dua rival bebuyutannya di Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand, melenggang ke Aichi-Nagoya. Kedua negara tersebut menjadi wakil ASEAN yang berhasil mengamankan tempat di Piala Asia U-23 sekaligus mengunci tiket otomatis ke Jepang.
Kondisi serupa juga dialami oleh Singapura. Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS) telah mengonfirmasi absennya tim putra U-22 dan tim putri mereka karena tidak memenuhi kriteria kualifikasi yang divalidasi AFC. Kegagalan menembus turnamen elite kontinental menjadi alasan serupa yang menjegal langkah "Young Lions".
Absennya Indonesia di Asian Games 2026 akan menjadi catatan kelam dalam sejarah sepak bola nasional. Sejak format batasan usia diberlakukan pada 2002, Indonesia tercatat baru dua kali absen, yakni pada edisi 2002 di Busan dan 2010 di Guangzhou.
Kegagalan kali ini terasa lebih menyakitkan mengingat momentum kebangkitan sepak bola Indonesia yang tengah mendapat sorotan positif di kancah internasional. Asian Games 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. (The Straits Times/Ndf)
Pascakesuksesan di SEA Games 2025, induk organisasi angkat besi tanah air kini membidik medali emas pada gelaran Asian Games 2026.
Tim panjat tebing Indonesia berpotensi membawa pulang empat medali melalui nomor speed putra-putri dan lead putra-putri di Asian Games 2026.
Perubahan signifikan terjadi pada jadwal kompetisi Asia Tenggara. ASEAN Cup 2026 (sebelumnya Piala AFF) tidak lagi digelar di akhir tahun.
Pelti juga berharap adanya dukungan pihak ketiga agar program pembinaan dapat berjalan optimal.
Tim canoe dan kayak Indonesia langsung mengalihkan fokus ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menutup kiprah di SEA Games Thailand 2025 dengan catatan positif.
KEBERHASILAN Indonesia dalam menyelenggarakan AFC Futsal Asian Cup 2026 mendapat pengakuan dunia internasional.
Berdasarkan rilis Komite Disiplin AFC, sanksi tersebut merupakan akumulasi dari empat pelanggaran keamanan yang terjadi pada awal 2026.
Jepang sedikit diunggulkan karena kedalaman skuad dan mentalitas juara bertahan. Namun, agresivitas lini tengah Taegeuk Warriors bisa menjadi pembeda.
BABAK kelima penyisihan Piala Dunia 2026 Grup Asia Kamis lalu bergulir.
PERSIB Bandung unggul 2-0 atas tim tamu Selangor FC di ajang AFC Champions League Two di Gelora Bandung Lautan Api pada laga Grup G AFC Champions League Two, Kamis (23/10/2025).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved