Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, ahli kriminologi berkeyakinan bahwa terdapat perencanaan dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.
Sidang mediasi pada Senin (19/12) ini terkait gugatan sengketa yang dilayangkan Partai Ummat kepada Bawaslu dengan termohon KPU.
Ronny menyampaikan, keterangan dari saksi ahli DNA menjelaskan bahwa senjata HS identik dengan tangan Yosua dan tidak identik dengan DNA Ferdy Sambo.
Kuat Ma'ruf, terindikasi berbohong ketika mengatakan tidak melihat Ferdy Sambo menembak Brigadir J saat menjalani uji kebohongan.
Sejumlah saksi ahli meminta majelis hakim di PN Jakarta Selatan untuk menggelar sidang kasus pembunuhan Brigadir J secara tertutup dengan alasan keamanan.
Richard mengungkap hal tersebut, saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan foto saat jalannya proses rekonstruksi.
Hakim lalu bertanya mengapa uang tersebut dipindahkan kepada Ricky, bukan ke ajudan yang lain. Hakim curiga bahwa uang itu sebagai penghargaan kepada Ricky dalam peristiwa terkait.
Kepastian tersebut diketahui dari jadwal sidang lanjutan perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J oleh pejabat Humas PN Jakarta Selatan tersebut.
Mendengar kesaksian Sambo tersebut, Richard yang berada di kursi terdakwa tampak menggelengkan kepalanya.
Saat hakim mendesak berapa jumlah uang yang ia janjikan kepada Ricky dan Eliezer, Ferdy Sambo kembali menegaskan bahwa ia tidak menjanjikan uang kepada siapa pun.
Hakim juga meminta Ricky tidak merasa paling mengetahui peristiwa. Pasalnya, keterangan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu (E) yang paling senada dengan barang bukti.
Surat perintah tersebut dikeluarkan oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo pada 8 Juli 2022, atau sesaat setelah meninggalnya Brigadir Yosua Hutabarat atau J.
Hal itu diungkapkan Bharada E, yang memberikan kesaksian dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Awalnya, dia menceritakan kejadian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang sempat berselisih.
Keempat terdakwa kasus konvoi Khilafatul Muslimin di Brebes pada Juni 2022 lalu itu menjalani sidang secara daring atau online di Lapas kelas II B Brebes yang digelar PN Brebes.
KOALISI Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Hak Asasi Manusia (HAM) dan Solidaritas Individu menilai negara belum serius menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat Pania
Diryanto alias Kodir, yang merupakan ART Ferdy Sambo, mengungkapkan kondisi majikannya setelah Brigadir J tewas. Dia menjadi saksi dalam sidang kasus pembunuhan berencana tersebut.
Korban kemudian diajak ke salah satu kamar Hotel Oyo, namun pintu kamar hotel terkunci. Terdakwa pun membuka aplikasi online MiChat dan mem-posting foto korban.
Meski telah ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi atau suap, keberadaan Ricky Ham Pagawak belum diketahui. Ricky melarikan diri saat hendak dijemput paksa penyidik.
Danu mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendengar pimpinannya atau dari pihak Inafis bahwa peristiwa ini tidak mungkin hanya tembak menembak.
Ricky mengungkapkan uang Yosua tersebut dipindahkan untuk dikelolanya, hal tersebut lantaran Brigadir J telah meninggal.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved