Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemampuan Pertamina dalam menjaga operasional dari hulu ke hilir menjadi kunci jaminan pasokan BBM dan LPG subsidi ke berbagai pelosok Tanah Air.
Pertamina memastikan suplai dalam keadaan aman dan telah dilakukan pengecekan rute tidak ada rute yang terganggu akibat gempa yang baru saja terjadi,” ujar Laode
Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mendukung penuh optimalisasi subsidi Pemerintah oleh Pertamina.
Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Pertamina tahun 2022 siap mengamankan pasokan dan distribusi BBM dan LPG selama arus mudik Lebaran tahun 2022.
"Kami sudah memiliki satu perangkat (regulasi) dan ini akan kami sosialisasikan sebelum kami terapkan secara konsisten," ujarnya
PERTAMINA menjamin ketersediaan BBM dan LPG di wilayah Jawa Tengah dengan menambah armada skid tank,
Subsidi Solar Rp7.800 per liter dari harga beli masyarakat Rp5.150 per liter, Pertalite Rp4000-Rp4.500 per liter dari harga saat ini Rp7.650 per liter. Dan LPG 3 kg sebesar Rp11.250 per kg.
Meski pemerintah tidak ingin ada kenaikan harga, namun perubahan harga Pertalite dan LPG 3 kg masih dikaji kementerian/lembaga terkait.
"Sekarang masih kita kaji. Setelah kita kaji pasti kita umumkan. Sekarang belum," ujar Airlangga.
"Kami menyiagakan seluruh infrastruktur meliputi 114 terminal BBM, 23 terminal LPG dan lebih dari 7.400 SPBU,"
Berdasarkan pemantauan Pertamina, sejauh ini tidak ada kelangkaan LPG 3 kg di wilayah Sumatra Barat. Namun, LPG 3 kg terbilang cepat habis di pangkalan resmi.
Ibu rumah tangga yang biasa menggunakan LPG ukuran 5,5 kg itu baru mengetahui bahwa harga LPG nonsubsidi sudah naik dua kali sejak Desember 2021.
Pemerintah menanggung beban pembelian LPG tersebut sebesar Rp11 ribu/kg.
Salah seorang pedagang di Kelurahan Grendeng, Kasiran, 45, mengatakan bahwa karena harga elpiji 12 kg naik menjadi Rp195 ribu, dirinya akan mengganti konsumsi menjadi 3 kg.
Sebelumnya harganya Rp11.500/kg, kemudian naik pada Desember 2021 menjadi Rp13.500 dan kini naik menjadi Rp15.500/kg.
Kebijakan itu dinilai perlu untuk memuluskan rencana pemerintah agar bisa meningkatkan konsumsi listrik
Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru mengatakan pengawasan tersebut merupakan cara utama untuk memastikan penyaluran LPG 3 kg tepat sasaran.
Meski harga CPA naik 21% pada Februari ini, namun Pertamina memastikan bahwa harga LPG subsidi 3 kg tidak mengalami perubahan.
Penyesuaian harga LPG nonsubsidi dilakukan Pertamina dengan mengikuti perkembangan terkini industri minyak dan gas, termasuk kenaikan harga minyak dunia.
Belanja subsidi energi harus dipastikan tepat sasaran pada masyarakat miskin dan rentan. Sehingga, dapat menjaga daya beli masyarakat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved