Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga LPG nonsubsidi. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 27 Februari 2022.
Harga LPG nonsubsidi yang berlaku saat ini sekitar Rp5.500 per kilogram (kg). Sebelumnya harganya Rp11.500/kg, kemudian naik pada Desember 2021 menjadi Rp13.500 dan kini naik menjadi Rp15.500/kg.
Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading Pertamina, Irto Ginting mengatakan bahwa penyesuaian ini dilakukan mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas.
"Tercatat, harga contract price Aramco (CPA) pada Februari mencapai US$775 /metrik ton, naik sekitar 21% dari harga rata-rata CPA sepanjang tahun 2021 yang hanya US$ 637 /metrik ton," ujar Irto dalam keterangan resminya, Rabu (2/3).
Dia juga menjelaskan kenaikan dua tahapan dari Desember yang lalu itu dilakukan demi mengurangi beban masyarakat pengguna LPG nonsubsidi.
Selain itu, penyesuaian harga ini telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar LPG nonsubsidi, dan harga ini masih paling kompetitif dibandingkan berbagai negara di ASEAN.
"Penyesuaian ini tetap mempertimbangkan daya beli dan pasar nonsubsidi," katanya.
Sementara untuk LPG subsidi 3 kg, Irto menyatakan bahwa tidak ada perubahan harga yang berlaku.
"Penyesuaian harga hanya berlaku untuk LPG non subsidi seperti Bright Gas atau sekitar 6.7% dari total konsumsi LPG nasional per Januari 2022 ini. Untuk LPG subsidi 3 Kg yang porsinya lebih dari 93% tidak mengalami perubahan harga, harga tetap mengacu kepada harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat," jelasnya.
Pertamina juga mengimbau agar para penguna gas elpiji nonsubsidi atau 5 Kilogram (Kg) dan 12 Kg, tidak melakukan migrasi ke LPG melon 3 Kg.
Baca juga: Sumsel Perketat Pengawasan Distribusi Elpiji Bersubsidi
Mengutip situs resmi PT Pertamina (Persero), berikut daftar harga jual LPG nonsubsidi rumah tangga di tingkat agen di luar radius 60 km dari lokasi filling plant, termasuk PPN, ditambah dengan biaya angkutan/ongkos kirim di sejumlah provinsi di Indonesia per 27 Februari 2022:
1. Aceh: Rp 91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
2. Sumatra Utara: Rp 91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
3. Sumatra Barat: Rp 91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
4. Riau: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
5. Kepulauan Riau: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
6. Jambi: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
7. Sumatra Selatan: Rp 91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
8. Bengkulu: Rp 91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
9. Lampung: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
10. Bangka Belitung: Rp 94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp 197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
11. Banten: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
12. DKI Jakarta: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
13. Jawa Barat: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
14. Jawa Tengah: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
15. DI Yogyakarta: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
16. Jawa Timur: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
17. Nusa Tenggara Barat: Rp88.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp187.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
18. Kalimantan Barat: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
19. Kalimantan Tengah: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
20. Kalimantan Selatan: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
21. Kalimantan Timur: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
22. Kalimantan Utara: Rp104.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp223.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
23. Sulawesi Selatan: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
24. Sulawesi Tengah: Rp91.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp189.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
25. Gorontalo: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
26. Sulawesi Utara: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
27. Sulawesi Tenggara: Rp94.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp197.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg.
28. Maluku: Rp114.000 per tabung untuk Bright Gas 5,5 kg dan Rp 243.000 per tabung untuk Bright Gas/ LPG 12 kg. (A-2)
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Peningkatan kebutuhan LPG terjadi karena tingginya aktivitas rumah tangga, usaha mikro dan kebutuhan kuliner selama Ramadan.
Langkah tegas PT Pertamina dalam memberantas praktik pengoplosan tabung gas elpiji 3 kilogram dan distribusi BBM yang tidak sesuai peruntukan menuai apresiasi.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi terus bergerak cepat melakukan koordinasi intensif dengan PT Pertamina.
Dia menjelaskan selain menganalisis dokumen pengajuan, pihaknya juga melakukan klarifikasi terkait penyewaan kapal yang akan digunakan oleh PT PIS.
Pertamina merupakan korporasi besar yang memiliki sistem dalam mengambil keputusan bisnis, termasuk ketika menjalin kerja sama dengan pihak lain.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa kondisi stok energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, tetap berada pada tingkat yang mencukupi.
Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) telah beranjak dari kawasan sekitar Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah Timur Tengah.
Dewan Komisaris dan Direksi Pertamina meninjau operasional di PHR Rokan dan PGN Medan untuk memastikan produksi migas serta distribusi energi tetap aman selama Ramadan dan Idulfitri.
Pertamina mengoperasikan Satgas Ramadan-Idulfitri 2026 untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan gas tetap aman selama Ramadan hingga arus mudik Lebaran.
Kilang Cilacap memastikan pasokan BBM aman jelang mudik Lebaran 2026. Inovasi Block Mode meningkatkan efisiensi pengolahan crude dan menjaga produksi energi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved