Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Komnas HAM memaparkan delapan poin rekomendasi mereka terkait kasus tersebut. Melalui Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berikut kesimpulan delapan poin rekomendasi.
Hal itu disampaikan Beka saat membacakan poin-poin kesimpulan dan rekomendasi lembaga HAM tersebut atas kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi pada Jumat (8/7).
Rekomendasi pertama adanya pembunuhan di luar hukum atau ekstra judicial killing. Kedua tidak ada penganiayaan, ketiga ada penghalangan keadilan
“Nanti akan dipelajari dulu rekomendasinya biar pak irwasum selaku ketua timsus yang akan menyampaikan, kita tunggu dulu. Kita belum tahu hasil rekomendasinya bagaimana,”
Kehadiran Listyo diwakili oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) yang merupakan Ketua Tim Khusus (Timsus) Komjen Agung Budi Maryoto.
Beka mengatakan Komnas HAM juga akan memasukkan unsur keterangan dalam rekonstruksi di rumah pribadi dan dinas Irjen Ferdy Sambo.
"Ini tadi cukup lama karena tidak hanya satu keterangan, tetapi ada beberapa keterangan yang berbeda itu dan dikasi kesempatan untuk memberikan keterangan serta melakukan rekonstruksi,"
Taufan mengatakan, saat ini Komnas HAM telah memandang adanya dugaan pelanggaran HAM berat dalam kematian Munir.
Namun, Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum) belum bisa mengungkapkan sejumlah nama yang diusulkan ke Komnas HAM untuk menjadi bagian tim ad hoc kasus pembunuhan aktivis Munir.
Komisi III DPR RI tidak diam menanggapi kasus penembakan Brigadir J oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen FS.
Anggota DPR RI disebut ikut menerima suap untuk menghentikan kasus pembunuhan Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo.
"Terkait dengan Ferdy Sambo dan kenapa pulang duluan, karena ada tugas."
Komnas HAM masih membutuhkan keterangan istri mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candawathi. Keterangan putri dibutuhkan untuk mengonfirmasi sejumlah temuan.
Beka mengatakan pemeriksaan Putri bakal dibantu dengan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan
Anam mengatakan pihaknya ditemani tim dokter kesehatan, balistik, dan siber Polri saat menyambangi rumah dinas Sambo.
Menurut Komnas HAM, kasus tersebut semakin terang dan berharap keadilan dan proses penegakan hukum secepatnya dapat dilaksanakan.
Percakapan dari Brigadir Yosua dengan kekasihnya itu terjadi saat dia ikut rombongan Putri Candrawathi (PC), istri Irjen Ferdy Sambo (FS), ke Magelang, Jawa Tengah.
Yang terpenting bagaimana kami bisa mendapat keterangan yang dari bersangkutan tanpa ada tekanan, nyaman, dan yang lain sebagainya. Kata Komisioner Komnas Ham Beka Ulung Hapsara.
Mantan Kadiv Propam Polri itu diperiksa pada satu ruang khusus oleh Komnas HAM sejak pukul 15.00 WIB.
Saat dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kondisi PC saat ini, tentang kondisi psikologis PC apakah masih belum stabil, dikatakannya
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved