Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Maxi Rein Rondonuwu menuturkan status KLB diberlakukan lantaran Indonesia menyandang status eradikasi atau vebas polio. Indonesia telah mendapatkan sertifikat sejak 2014.
Surat dari FIFA terkait jadwal itu dinilai janggal oleh anggota Komite Etik FIFA periode 2007-2011 Dali Tahir.
Diunggah di laman PSSI, hari ini, tanggal itu lebih awal dari rencana sebelumnya yang dibuat PSSI yaitu 18 Maret 2023.
Respon FIFA terhadap rencana Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI menjadi penegasan agar persoalan sepak bola di Indonesia bisa diatasi.
Achsanul meminta kepengurusan saat ini harus menyiapkan tongkat estafet ke pengurus selanjutnya untuk melakukan perubahan di tubuh PSSI.
KONGRES luar biasa Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, kembali memilih Juandi sebagai Ketua periode 2022- 2026.
Sejumlah nama dinilai layak memimpin PSSI yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada 23 Maret 2023 mendatang.
Keputusan PSSI untuk mempercepat KLB ini, kata dia, didasari dari rekomendasi yang pernah disampaikan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) agar PSSI segera menggelar KLB.
PSSI pada Jumat (28/10) akhirnya mengumumkan akan mengadakan Kongres Biasa (KB) pada 7 Januari 2023 dan Kongres Luar Biasa (KLB) pada 18 Maret 2023.
"Kami serahkan kepada presiden semua hasil survey ini. Harapan kami, tentu saja agar Presiden bisa membaca hasil survei, terkait sikap suporter pada peristiwa Kanjuruhan,"
KETUA Umum PSSI Mochamad Iriawan mengungkapkan alasannya bersedia untuk mempercepat penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) agar kompetisi bisa berjalan.
Iwan mempersilahkan mekanisme untuk mempercepat KLB berjalan karena keputusan tersebut merupakan hasil pertemuan dengan seluruh anggota Exco PSSI.
Diketahui, PSSI memutuskan untuk mempercepat pelaksanaan KLB, setelah menggelar rapat darurat Exco di Kantor PSSI, Jakarta, pada Jumat (28/10) kemarin.
Arema FC sudah mendapatkan surat resmi dari PSSI terkait penetapan Komite Pemilihan dan Komite Banding pemilihan.
Menurutnya, PSSI harus menyadari kondisi sepak bola Tanah Air saat ini sudah darurat akibat tragedi Kanjuruhan yang menimbulkan 135 korban jiwa meninggal.
Desakan kepada PSSI untuk segera menggelar KLB awalnya datang dari TGIPF Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.
Ratusan nyawa anak terenggut. Karena itu, penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) bisa dilakukan meskipun tidak menular.
Pada Rabu (19/10) Kementerian Kesehatan meminta apotek agar tidak menjual obat sirop sementara waktu, sambil penyelidikan dilakukan.
Ada kasus GGAPA tanpa riwayat minum obat sirop. Di sisi lain, ada anak yang juga minum obat sirop yang sama tetapi tidak mengalami GGAPA.
ANGGOTA Komite Eksekutif (Exco) PSSI Ahmad Riyadh menghormati sikap sejumlah klub yang mendorong agar PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved