Sabtu 29 Oktober 2022, 11:03 WIB

Rapat Darurat Exco PSSI Putuskan KLB Dipercepat

Akmal Fauzi | Sepak Bola
Rapat Darurat Exco PSSI Putuskan KLB Dipercepat

AFP/DAHAYU TUNGGADEWI
Aksi demonstrasi pendukung Arema FC di Malang menuntut PSSi bertanggung jawab atas Tragedi Kanjuruhan.

 

PSSI memutuskan mempercepat pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) setelah menggelar rapat darurat Exco di Kantor PSSI, Jakarta, Jumat (28/10) malam

"Tahapan Kongres Luar Biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan kongres," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, diunggah di akun Youtube PSSI TV, Sabtu (29/10).

Adapun alasan PSSI untuk mempercepat KLB, yang normalnya akan digelar pada November 2023, adalah demi mencegah perpecahan di kalangan anggotanya.

Baca juga: PSSI belum Bisa Pastikan Kelanjutan Liga 1

Seharusnya, kata Iriawan, berdasarkan Statuta PSSI, KLB digelar jika ada permintaan tertulis dari 50% atau 2/3 dari jumlah total anggota PSSI. Lalu, KLB akan dilaksanakan tiga bulan setelah PSSI menerima permohonan tersebut.

"Namun, saat ini, baru dua anggota PSSI yang mengajukan permintaan KLB yakni klub Persis Solo serta Persebaya Surabaya.

"Exco PSSI memutuskan mempercepat KLB pemilihan dengan memperhatikan surat yang dikirim oleh dua anggotanya. Exco PSSI tidak ingin terjadi perpecahan di antara para anggotanya dan karena Exco PSSI adalah mandataris yang dipilih oleh delegasi (voter) yang mewakili anggota PSSI," kata Iriawan menjelaskan.

PSSI pun berharap, keputusan mempercepat KLB dapat menjadi pertimbangan semua pemangku kepentingan agar membantu bergulirnya kembali Liga 1, 2 dan 3 musim kompetisi 2022-2023.

Desakan kepada PSSI untuk segera menggelar KLB awalnya datang dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk Pemerintah Indonesia menyusul terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.

TGIPF, dalam dokumen yang dikeluarkan pada 14 Oktober 2022 itu, merekomendasikan jajaran Exco PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, mengundurkan diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas jatuhnya ratusan korban, baik meninggal maupun luka-luka, akibat peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.

"Untuk itu, tim yang diketuai Menkopolhukam Mahfud MD tersebut mengusulkan agar PSSI melaksanakan KLB agar dapat memilih anggota Komite Eksekutif (Exco) baru, termasuk di dalamnya ketua umum dan wakil ketua umum.

TGIPF meminta pemerintah agar Liga 1, 2 dan 3 Indonesia tidak diizinkan berlangsung selama belum ada perubahan signifikan tentang tata kelola kompetisi oleh PSSI. (Ant/OL-1)

Baca Juga

MI/HO

Kemegahan Ganjar Pranowo Festival di Tanah Sriwijaya

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 27 November 2022, 08:23 WIB
Selain gelaran konser musik, Ganjar Pranowo Festival kali ini juga menyediakan ratusan doorprize dan sepeda motor untuk para penonton yang...
dok.ant

Preview Piala Dunia 2022: Belgia vs Maroko

👤Muhammad Fauzi 🕔Minggu 27 November 2022, 07:45 WIB
TIMNAS Maroko pernah membungkam Belgia dengan skor 4-1 dalam laga persahabatan 2008 yang merupakan terakhir kali mereka saling...
dok.ant

Preview Piala Dunia 2022: Jepang vs Kosta Rika

👤Muhamad Fauzi 🕔Minggu 27 November 2022, 07:15 WIB
JEPANG dalam optimisme tinggi usai kalahkan Jerman, tetapi menganggap enteng Kosta Rika yang kelasnya di bawah Jerman, bisa menjadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya