Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA Association of British Alumni (IABA), organisasi resmi yang menaungi para alumni Inggris Raya di Indonesia, menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), Sabtu (15/11), di Gedung BJ Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi komunitas alumni Inggris dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dan memperkuat kontribusi bagi pembangunan nasional.
Mengusung tema “IABA Siap Berkarya & Berkontribusi untuk Negeri”, kongres ini menegaskan kembali semangat para alumni untuk mengembalikan ilmu dan pengalaman global mereka kepada masyarakat.
Ketua Steering Committee (SC) Irnanda Laksanawan menjelaskan bahwa pemilihan BRIN sebagai lokasi perhelatan ini bukan tanpa alasan.
“BRIN adalah pusat riset dan inovasi nasional. Kami memilih tempat ini sebagai simbol bahwa IABA ingin berada di jantung ekosistem riset Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa alumni Inggris memiliki kapasitas yang dapat berkontribusi signifikan bagi riset strategis dan program pembangunan nasional.
“Potensi alumni Inggris sangat besar, baik dari sisi akademik maupun pengalaman internasional. Ini saatnya sinergi itu diperkuat,” katanya.
KLB 2025 dihadiri ribuan alumni Inggris dari berbagai sektor. Banyak di antara mereka kini menduduki posisi penting dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, mulai dari Jenderal TNI Herindra, yang menjabat Kepala BIN (alumnus University of Salford), Jenderal Tito Karnavian sebagai Menteri Dalam Negeri (alumnus University of Exeter), Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Presiden (alumnus University of Essex), hingga Fadli Zon sebagai Menteri Kebudayaan (alumnus London School of Economics).
Selain para pejabat tinggi negara, banyak pula alumni yang berkiprah di BUMN, perusahaan multinasional, pemerintah daerah, sektor pendidikan, hingga dunia usaha.
Keberagaman posisi tersebut menunjukkan luasnya kontribusi alumni Inggris dalam pembangunan Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, IABA kembali menegaskan identitasnya sebagai organisasi berbentuk perkumpulan berbadan hukum yang mewadahi para alumni pendidikan Inggris Raya dari seluruh Indonesia.
KLB ini menjadi titik penting untuk menangkap aspirasi anggota, memperkuat struktur organisasi, dan menyusun arah strategis untuk periode kepengurusan berikutnya.
Seorang anggota senior IABA yang hadir dalam kongres mengatakan, “IABA hari ini bukan hanya komunitas alumni, tetapi mitra pembangunan yang siap bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia.”
Triono Junoasmono Jadi Ketua Umum Baru
Agenda utama kongres adalah pemilihan ketua umum masa bakti 2025–2029. Setelah melalui proses musyawarah dan verifikasi persyaratan, KLB menetapkan Triono Junoasmono sebagai Ketua Umum IABA yang baru.
Triono terpilih melalui mufakat setelah dua calon lain menyatakan pengunduran diri dan dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi.
Dalam pidato perdananya, Triono mengatakan, “Amanah ini adalah tanggung jawab kolektif. Saya berharap IABA dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh anggota dan menjadi organisasi yang hadir membawa manfaat bagi masyarakat.”
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja sama antaralumni.
“Kekuatan IABA ada pada jejaringnya. Jika kita bergerak bersama, dampaknya akan sangat besar,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan KLB 2025, IABA menegaskan kembali komitmennya untuk memaksimalkan potensi jaringan alumni Inggris dalam berbagai bidang.
Dengan latar belakang pendidikan internasional, keahlian profesional, serta jejaring global yang kuat, IABA menargetkan peningkatan kerja sama dengan lembaga nasional, mendorong inovasi, dan berperan aktif dalam memberikan rekomendasi strategis bagi pembangunan.
Seorang peserta KLB menuturkan, “Alumni Inggris tersebar di mana-mana—di pemerintahan, bisnis, akademik. KLB ini membuat energi itu terkumpul kembali.”
KLB 2025 menjadi penanda bahwa IABA siap memasuki babak baru dengan organisasi yang lebih solid, kapasitas anggota yang semakin kuat, dan komitmen berkelanjutan untuk menjadi mitra strategis dalam pembangunan Indonesia. (Z-1)
PENETAPAN Kejadian Luar Biasa (KLB) karena suatu penyakit atau pun keracunan makanan di daerah memunculkan dilema bagi daerah tersebut.
penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) baru sampai skala wilayah belum sampai pada level nasional.
Kementerian Kesehatan menetapkan 46 KLB campak di 42 kabupaten/kota. Salah satunya di Semper Barat, Jakarta Utara yang muncul pada awal Agustus lalu.
Leptospirosis merupakan salah satu penyakit penyerta banjir yang jarang diketahui oleh masyarakat.
Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk kasus demam berdarah dengue (DBD)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved