Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Alumni SMP Tarakanita 1 (ALSTARS) menyelenggarakan turnamen bola basket alumni SMP se-DKI Jakarta – ALSTARS CUP 2025 yang berlangsung pada 7-9 November 2025 di GOR Pertamina Arena Simprug, Jakarta Selatan.
Turnamen ini dibagi dalam dua kelompok umur (KU) yaitu KU 40+ dan KU 50+. Turnamen ini diikuti oleh 18 tim peserta dari 14 Alumni SMP se-DKI Jakarta.
Sebagai hasil akhir dari turnamen ini, pada KU 50+, Juara 1 diraih oleh SMP Tarakanita 1, SMP 1 (Runner-up), dan SMP 11 (Peringkat 3). Sementara, pada KU 40+, dijuarai oleh SMP Kanisius, SMP Tirta Marta (Runner-up) dan SMP 77 (Peringkat 3).
Ketua Panitia ALSTARS CUP 2025 dan Ketua Bidang Olahraga ALSTARS, Nina Tambunan, menyampaikan bahwa acara ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk berkumpul kembali, namun bukan sekedar bernostalgia, melainkan dengan berkegiatan olahraga bola basket yang mengusung persahabatan, semangat kebersamaan dan kompetisi yang sehat.
“Yang ingin kami capai dari ALSTARS CUP 2025 ini adalah mempererat persahabatan dan silaturahmi antaralumni SMP melalui kegiatan olahraga, sambil networking membangun komunitas alumni yang solid, tapi tidak lupa harus tetap enjoy dan fun, kita berkompetisi dan bertanding dalam suasana yang seru dan sportif”, ungkap Nina.
Para peserta ALSTARS CUP 2025 sangat mengapresiasi penyelenggaraan yang terorganisasi dengan baik,
“Tidak menyangka turnamennya seru, sangat positif dan bisa kumpul lagi sama teman-teman, dan acaranya hanya 3 hari. ALSTARS CUP tahun depan, alumni SMP Tirta Marta pasti partisipasi kembali!”, ujar Rino Soedarjo, alumni SMP Tirta Marta (Runner-up KU 40+).
Sebelumnya, sebagai rangkaian acara dan pemanasan menuju turnamen, ALSTARS juga mengadakan dua kegiatan di sekolah SMP Tarakanita 1 sebagai bentuk give back para alumni kepada almamater, yaitu Coaching Clinic dan Sports Talk, pada 18 Oktober.
Coaching Clinic, yang dipandu oleh Coach Wahyu Widayat Jati (eks pemain dan pelatih timnas bola basket putra, juara Kobatama dan IBL), diikuti oleh 12 siswa-siswi anggota tim basket dari SMP peserta turnamen.
Kegiatan ini bermaksud memberikan pembekalan teknik, strategi dan mindset kepada para atlet muda yang memiliki minat dan bakat dalam olahraga bola basket.
Lebih dari sekedar berbagi ilmu dan tips seputar permainan bola basket, berkaca dari pengalaman coach Wahyu sebagai atlet profesional, ia berpesan kepada para peserta, "Selagi masih muda, jangan pernah takut untuk mencoba hal baru yang positif. Explore terus diri sendiri, sampai nanti fokus pada satu titik untuk masa depan yang lebih baik."
“Coaching clinic ini sangat seru dan coach Wahyu jago dalam melatih. Kalau nanti diadakan lagi saya pasti mau ikut lagi!,” ujar Lionell Zidan, peserta Coaching Clinic dari SMP Negeri 40.
Sports Talk dengan narasumber Augie Fantinus (eks manajer timnas bola basket putri) dan dr. Sophia Hage, SpKO, (dokter spesialis kedokteran olahraga), diikuti oleh 12 orangtua dari para siswa-siswi yang mengikuti Coaching Clinic.
Dalam talkshow yang bertemakan Pembinaan Atlet Jangka Panjang, Augie Fantinus, yang menjabat Manajer Timnas Bola Basket Putri Indonesia di SEA Games 2015 berpesan bahwa orangtua sangat berperan besar untuk masa depan anak yang beraspirasi untuk menjadi atlet.
Selanjutnya, Sophia memaparkan dengan detail, "Penting sekali bagi orangtua untuk memperhatikan keluhan dan perubahan perilaku anak saat sedang menjalani latihan. Selain karena dapat menghindari burnout, juga dapat menangkap cedera sebelum menjadi lebih parah. Selain itu, jumlah latihan yang terlampau banyak dan spesialisasi olahraga yang terlalu cepat sebaiknya dihindari untuk mencegah cedera dan burnout pada atlet anak-anak".
Agatha Arif, orangtua dari Aretha, peserta Coaching Clinic dari SMP Tarakanita 1 terkesan dengan topik yang dibahas dalam Sports Talk,
“Narasumber berbagi ilmu mengenai bagaimana kita sebagai orangtua mengawal perkembangan fisik anak kita agar tidak rentan cedera, dan harus diseimbangkan juga dengan perkembangan mental mereka. Sebagai orang tua kita diberi pemahaman agar tidak terlalu ambisi berlebihan, yang utama adalah kondisi fisik dan mental anak kita," pungkasnya. (Z-1)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
Pembentukan IKA FT UEU mempererat silaturahmi alumni lintas angkatan, membangun jaringan profesional, serta berkontribusi pada pengembangan Fakultas Teknik dan Universitas Esa Unggul.
Penghargaan tersebut, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para alumni dan masyarakat luas.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025.
Kemampuan mendengarkan merupakan tantangan terberat yang harus dihadapi seorang pemimpin, terutama dalam proses komunikasi yang efektif.
Alumni Inggris memiliki kapasitas yang dapat berkontribusi signifikan bagi riset strategis dan program pembangunan nasional.
Dua juara PIIJGC tahun lalu, Kenneth Henson Sutianto (Indonesia) dan Sieun Lee (Korea Selatan) akan kembali mengikuti turnamen ini.
Kehadiran pemanas ini menjadi simbol perluasan peran Ariston yang menghadirkan pengalaman hot water comfort setelah berolahraga.
Partai Mixed Double menjadi penentu sekaligus memastikan kemenangan ACDP.
Asian Intercity Bowling Championship mempertandingkan laga antara tim-tim yang mewakili kota-kota Asia.
HAC 2025 mempertandingkan 12 kategori, mencakup berbagai tingkatan usia dan jenis busur.
Turnamen domino digital diikuti 540 peserta dari berbagai daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved