Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AMNESTY International menyebut 2022 sebagai tahun perang dan protes. Mulai dari invasi Rusia di Ukraina, protes di Iran, hingga konflik di Myanmar serta Etiopia.
TINDAKAN represif tentara Israel telah menewaskan seorang pria Palestina selama operasi penggerebekan di wilayah pendudukan Tepi Barat, pada hari pertama bulan suci Ramadan.
Persoalan gangguan jiwa, lanjut Jasra, saat ini masih jauh dari urusan bisnis sekolah. Sehingga butuh penyediaan tenaga psikolog harus ada intervensi dari negara.
"Tanggal 21 Maret 2023 untuk anak yang berkonflik dengan hukum atau sebutannya adalah anak berinisial AG hari ini sudah tahap dua ke Kejaksaan negeri Jakarta Selatan,"
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni sepakat dengan pernyataan Kejagung yang menutup peluang untuk diterapkannya restorative justice kepada Mario Dandy Satrio (MDS).
DPRD Kota Bogor menilai Kota Bogor sampai saat ini belum aman untuk pelajar. Akibatnya visi Kota Bogor sebagai Kota Ramah Keluarga juga tak lepas jadi sorotan.
ULAH atau kelakuan remaja dewasa ini makin sulit dinalar. Tindak kekerasan yang dilakukan sejumlah remaja cenderung makin meresahkan.
"Dilihat dari aktivitas kerja otak, ditemukan bahwa remaja cenderung mudah mengambil risiko dan suka bereksperimen dibandingkan usia dewasa."
Fenomena maraknya aksi brutal yang dilakukan oleh remaja dan anak dapat disebabkan oleh pengaruh konsumsi media, lingkungan sosial, dan dorongan teman.
Peran perempuan menjadi sangat krusial dalam membentuk karakter dan pribadi anak yang toleran serta antikekerasan.
Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2023 menyebut angka kekerasan dalam pacaran tertinggi dengan lebih dari 3 ribu kasus.
Komnas Perempuan) merasa kecewa atas penundaan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT). Dengan penundaan ini, sudah 19 kali RUU PPRT tidak kunjung disahkan.
Praktik kekerasan dalam keluarga yang berulang dan turun temurun, banyak disebabkan oleh kurangnya pendidikan yang didapatkan perempuan.
Beijing diminta memperbaiki catatan dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
KOMNAS Perempuan melaporkan bahwa kekerasan berbasis gender di lingkungan pendidikan masih tinggi.
Pelaku kekerasan kerap menjadikan anak sebagai sasaran amarah, karena anak dianggap sebagai pihak yang tidak berdaya, sehingga mudah untuk dikuasai.
Ketika anak merasa kehadiran dirinya tidak dianggap, baik di rumah ataupun di lingkungan, bisa saja anak mencari tempat lain di mana dia dapat menunjukkan kekuasaan.
Bukan hanya mengadang, dalam insiden tersebut Rakes bahkan melontarkan ancaman membunuh kepada jurnalis.
Penegasan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).
"GAK takut gue anak orang mati." Begitu kalimat yang disampaikan seorang anak muda setelah melakukan penganiayaan yang videonya beredar di media sosial (medsos).
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved