Kamis 23 Maret 2023, 21:30 WIB

Hari Pertama Ramadan, Satu Warga Palestina Tewas di Tangan Tentara Israel

Zubaedah Hanum | Internasional
Hari Pertama Ramadan, Satu Warga Palestina Tewas di Tangan Tentara Israel

Istimewa
Ilustrasi

 

TINDAKAN represif tentara Israel telah menewaskan seorang pria Palestina selama operasi penggerebekan di wilayah pendudukan Tepi Barat, menurut pejabat Palestina. Peristiwa itu terjadi pada hari pertama di bulan suci Ramadan 1444 H pada Kamis (23/3).

Polisi perbatasan Israel mengatakan dalam pernyataan bahwa tim penyamarannya terlibat dalam operasi itu pada Kamis dini hari untuk menangkap seorang pria Palestina yang diduga bertanggung jawab dalam sejumlah kasus penembakan.

Pasukan tersebut mengepung rumah tempat sang pria tinggal dan melepaskan tembakan setelah dia mengarahkan senjatanya ke pasukan, menurut keterangan polisi perbatasan.

Baca juga : Duh, Puasa Pertama di Yerusalem Berlangsung Tegang

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan pria bernama Amir Abu Khadijah, 25, itu ditembak di bagian kepala di Kota Tulkarem.

Sebuah kelompok baru yang melawan pendudukan Israel bernama "Pasukan Tulkarem" mengatakan bahwa Abu Khadijah adalah salah satu pendirinya.

Kelompok itu menyebut penembakan Abu Khadijah sebagai "pembunuhan".

Baca juga : Ganjar Tolak Timnas Israel Ikut Piala Dunia U-20 di Indonesia

Pada Ramadan tahun-tahun sebelumnya, kerap terjadi bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina, terutama di sekitar kawasan Masjid Al Aqsa, tempat paling suci ketiga bagi umat Islam.

Pejabat Israel dan Palestina berjanji mengurangi kekerasan dalam sebuah pertemuan yang dihadiri Amerika Serikat dan Yordania di sebuah resor di Sharm el-Sheikh pada Senin.

Wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat telah mengalami peningkatan konflik dalam beberapa bulan belakangan. Militer Israel merazia wilayah itu hampir setiap hari, kekerasan juga dilakukan oleh pemukim Yahudi dan warga Palestina.

Selama setahun terakhir, pasukan Israel telah menewaskan lebih dari 250 warga Palestina, termasuk milisi dan warga sipil, di Tepi Barat. Lebih dari 40 warga Israel dan tiga warga Ukraina tewas dalam serangan oleh Palestina pada periode yang sama.

Palestina ingin mendirikan negara merdeka di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, wilayah yang dicaplok Israel dalam perang 1967. (Reuters/Z-4)

 

Baca Juga

AFP

Dekolonisasi Harus Sesuai Hukum yang Berlaku

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 28 Mei 2023, 08:50 WIB
Proses dekolonisasi harus mematuhi hukum internasional dan tidak boleh dimanfaatkan untuk mengganggu integritas teritorial negara...
AFP

Rakyat Sebia Kecam Rezim Vucic

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 28 Mei 2023, 08:15 WIB
Ribuan pengunjuk rasa anti pemerinth menuntut  Presiden Aleksandar Vucic yang otokratis melonggarkan media arus utama dan mengizinkan...
AFP

Belanda Tangkap 1.579 Aktivis, Termasuk Penyihir di Game of Thrones

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 28 Mei 2023, 08:00 WIB
Kepolisian Belanda mengkap 1.579 aktivis yang melakukan aksi protes akan subsidi bahan bakar fosil yang diberikan pemerintah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya