Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Pertemuan Luar Biasa OKI: Saudi Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara

Media Indonesia
27/2/2026 15:14
Pertemuan Luar Biasa OKI: Saudi Tegaskan Dukungan Solusi Dua Negara
Warga Gaza.(Al Jazeera)

WAKIL Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Waleed Elkhereiji, mewakili Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah, menghadiri pertemuan luar biasa Komite Eksekutif Terbuka tingkat menteri luar negeri negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah. Pertemuan tersebut digelar secara khusus untuk membahas perkembangan terkini terkait pendudukan Israel di wilayah Palestina.

Dalam pidato pembukaannya, Elkhereiji menyampaikan bahwa praktik otoritas pendudukan Israel merupakan ancaman nyata bagi perdamaian dunia. Ia menekankan pentingnya memperkuat aksi Islam bersama dan mengoordinasikan posisi negara-negara anggota OKI untuk menghadapi tantangan keamanan di kawasan tersebut.

Fokus Utama Pidato Wamenlu Arab Saudi:

  • Dukungan penuh terhadap Aliansi Global untuk Implementasi Solusi Dua Negara.
  • Mobilisasi dukungan politik dan ekonomi internasional bagi Palestina.
  • Penegasan hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan hak untuk kembali.
  • Penyaluran bantuan kemanusiaan darurat melalui mekanisme internasional.

Kerangka Kerja Perdamaian dan Resolusi PBB 2803

Elkhereiji menjelaskan bahwa upaya perdamaian harus didasarkan pada kerangka kerja yang koheren, merujuk pada Deklarasi New York, Rencana Perdamaian Komprehensif, dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803. Kerangka kerja ini bertujuan memperkuat kapasitas Otoritas Nasional Palestina serta memastikan kesatuan wilayah antara Gaza dan Tepi Barat.

Kerajaan Arab Saudi berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan mitra internasional guna mencapai perdamaian yang adil sesuai dengan Inisiatif Perdamaian Arab. "Kita perlu memajukan langkah-langkah praktis yang menerjemahkan komitmen menjadi tindakan konkret," ujar Elkhereiji dalam forum tersebut.

Peran Amerika Serikat dan Diplomasi Regional

Dalam kesempatan tersebut, Arab Saudi juga memberikan apresiasi terhadap upaya yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam konteks perdamaian regional. Koordinasi dengan AS dinilai sebagai peluang nyata untuk mengakhiri konflik dan mengupayakan integrasi regional yang stabil.

Di sisi lain, Elkhereiji juga mengungkapkan keprihatinan Arab Saudi atas meningkatnya ketegangan militer dan retorika bermusuhan di antara negara-negara anggota. Ia mengutuk setiap pelanggaran kedaulatan dan meminta semua pihak untuk menahan diri (deeskalasi).

Sebagai penutup, delegasi Arab Saudi menegaskan bahwa keamanan yang langgeng hanya dapat dicapai melalui dialog, diplomasi, dan prinsip saling menghormati antarnegara tanpa campur tangan dalam urusan internal. Penyelesaian sengketa secara damai tetap menjadi prioritas utama Kerajaan dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah. (SPA-OANA/Ant/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya