Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Kondisi udara tanpa kabut asap dari karhutla telah berlangsung selama sepekan. Apalagi setelah hujan mengguyur kawasan itu, titik api juga menghilang.
Beberapa daerah karhutla yang mulai dilanda hujan sejak minggu lalu berkat rekayasa TMC adalah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Dalam sepekan terakhir, teknologi modifi kasi cuaca telah mendatangkan hujan di sejumlah kawasan yang dilanda karhutla.
Dalam 24 jam terakhir hujan turun di Jambi, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Pihaknya terus melakukan upaya teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan dengan menggunakan tiga pesawat TNI AU yaitu casa 212, CN295, dan Hercules.
Tim gabungan pemadaman kebakaran hutan dan lahan akan mengerahkan satu tambahan pesawat CN295.
Informasi peringatan dini cuaca di Sumsel pada 24 September 2019 pukul 09.10 WIB masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat
Tidak hanya di Kota Jambi, dari informasi yang didapatkan Media Indonesia hujan berintensitas sedang ini juga turun di sebagian wilayah Kabupaten Muarojambi.
Hujan terjadi di Riau, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, dan Kalsel.
Operasi TMC berhasil menyebabkan hujan di Pulang Pisau, Bandara Tjilik Riwut, dan Kota Palangkaraya.
Doa dilantunkan dari seluruh pelosok negeri. Hujan akan menyelesaikan banyak derita.
Kapur tohor (Kalsium Oksida) ditaburkan di gumpalan asap sehingga dapat mengurai partikel karhutla dan gas. Akibatnya asap hilang dan radiasi matahari bisa menembus ke permukaan bumi.
TNI AU dan BNPB menambah lagi dukungan dua pesawat yaitu CN235 dan Hercules untuk teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan mengatasi kabut asap karhutla Riau.
MODIFIKASI cuaca melalui hujan buatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara.
Di Kalimantan, terang Raffles, menurut hasil analisisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ada awan cukup untuk disemai menjadi hujan.
Turunnya hujan di tengah musim kemarau hanya jadi solusi sementara, tim pemadam belum boleh berleha-leha.
Selain terjadi hujan sangat ringan, Stasiun Klimatologi Mlati juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Yogyakarta.
Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali akan menjadi prioritas karena cuaca hari tanpa hujan di wilayah-wilayah tersebut rata-rata sudah tiga bulan lebih berlangsung.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan untuk daerah yang terdampak kekeringan panjang tahun ini.
Pemanfaatan TMC untuk mengatasi kekeringan ini, merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo dan banyak kepala daerah.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved