Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan operasi hujan buatan atau teknologi modifikasi cuaca (TMC) di sejumlah wilayah yang dilanda kekeringan berkepanjangan.
Daerah di Pulau Jawa, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Bali akan menjadi prioritas karena cuaca hari tanpa hujan di wilayah-wilayah tersebut rata-rata sudah tiga bulan lebih berlangsung.
"Secepatnya akan dilakukan modifikasi cuaca untuk mengatasi kekeringan. Kami juga menunggu potensi awan hujan yang cukup untuk mendorong hujan buatan," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo dihubungi Media Indonesia, Senin (26/8).
Agus mengatakan pihaknya saat ini sedang mengajukan bantuan dua pesawat dari TNI untuk melakukan operasi TMC. Operasi tersebut mengandalkan penyemaian awan (cloud seeding) menggunakan bahan-bahan yang bersifat higroskopik (menyerap air), seperti garam, sehingga proses pertumbuhan butir-butir hujan dalam awan akan meningkat.
Baca juga: BNPB Siapkan Hujan Buatan
Agus mengatakan metode TMC juga bergantung kondisi cuaca. Jika terdapat awan banyak, hujan buatan yang dilakukan bisa cepat.
"Kalau ada awan-awan potensial maka bisa dalam 1-2 hari setelah penyemaian dilakukan bisa menjadi hujan. Agar cukup hujannya maka bisa dilakukan sekitar satu bulanan operasi penyemaian," ujarnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan lebih dari 92% wilayah Indonesia telah masuk musim kemarau. Puncak kemarau akan berlangaung selama Agustus-September.
BMKG juga memprediksi kekeringan akibat musim kemarau yang terjadi saat ini akan berlanjut hingga tiga bulan ke depan. Hal itu karena awal musim hujan diprediksi mundur pada akhir November atau awal Desember mendatang.
BMKG sebelumnya memprediksi terjadinya fenomena El Nino tingkat lemah. Saat ini, El Nino lemah telah berakhir sehingga anomali suhu laut di Samudra Pasifik kembali netral.
Namun, suhu muka air laut di wilayah Samudra Hindia sebelah barat Sumatra dan perairan Indonesia di bagian selatan ekuator teroantau lebih dingin dari suhu normal (260°-270°C).
Hal itu mengakibatkan proses penguapan air laut lebih sulit terjadi dan pembentukan awan-awan hujan juga menjadi berkurang. Akibatnya, curah hujan menjadi rendah dan berakibat mundurnya musim hujan.(OL-4)
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved