Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
MODIFIKASI cuaca melalui hujan buatan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disiapkan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Utara. Hujan buatan juga bertujuan mengurangi kabut asap sebagai dampak dari karhutla.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan penyemaian garam untuk hujan buatan baru dapat dilakukan sebab bibit awan terdeteksi di wilayah Kalimantan pada Senin (9/9). Adapun pemantauan cuaca dilakukan sejak Juli 2019 melalui posko BMKG.
"Penguapan minim sehingga tidak terbentuk awan. Itu yang mengakibatkan modifikasi cuaca sulit dilakukan," tutur Dwikorita dalam acara temu media mengenai karhutla di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, kemarin.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian LHK Raffles B Panjaitan menambahkan, hujan buatan telah dilakukan di Palembang dan Pekanbaru pada Jumat (6/9). "Dilakukan 207 sorti. Sekitar 160.816 kilogram garam yang disemai ke bibit awan," ujarnya.
BMKG juga memastikan tidak ada asap dari karhutla di Indonesia yang menyeberang ke Malaysia. Data dari pantauan satelit Himawari dan Geohotspot menunjukkan asap berasal dari titik panas lokal di Malaysia sendiri. Selain itu, ada peningkatan jumlah titik panas secara mencolok, terutama di Semenanjung Malaysia dan sebagian wilayah Vietnam.
"Asap di Riau tidak terdeteksi melewati Selat Malaka karena terhalang angin," kata Dwikorita.
Pemerintah Malaysia sejauh ini telah mengirim setengah juta masker wajah ke Negara Bagian Sarawak. Indeks polusi udara di Sarawak kemarin tercatat tidak sehat. Kementerian Pendidikan Malaysia lalu memerintahkan penutupan 409 sekolah dasar dan menengah di seluruh Sarawak. (Ind/Sru/AD/DY/RK/DW/PT/RF/SL/PO/RD/X-11)
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
OPERASI pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, telah memasuki hari ketiga.
BNPB mencatat 140 kejadian bencana alam di Indonesia pada awal tahun 2026 yang didominasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem.
Kepala BNPB memastikan setiap kepala keluarga yang kehilangan rumah akan memperoleh satu unit hunian, meski sebelumnya tinggal bersama dalam satu rumah.
Hingga Senin (19/1), banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang dengan Tinggi Muka Air (TMA) bervariasi antara 10 hingga 200 sentimeter.
Memasuki puncak musim hujan, warga Jakarta diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang berencana menghabiskan akhir pekan di luar ruangan.
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved