Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi gelombang tinggi akan terjadi di sejumlah wilayah.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Peraiaran Selatan Kep. Sermata hingga Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Wakatobi, Laut Arafuru, Perairan Yos Sudarso, serta Perairan Merauke.
Kapal-kapal berbobot kecil diimbau tidak berlayar karena gelombang mencapai dua meter
Penyebab potensi gelombang tinggi ditengarai karena adanya pola tekanan rendah yang terjadi di Samudera Hindia barat laut Australia, di Samudera Hindia Barat Sumatra dan di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
BMKG menunjukkan gelombang tinggi terjadi karena adanya Siklon tropis Veronica di Samudra Hindia selatan NTB dan Siklon Tropis Trevor di Teluk Carpentaria
Peringatan gelombang tinggi dikeluarkan secara dini oleh BMKG agar masyarakat di sekitar area bisa lebih waspada
BMKG prediksi ketinggian gelombang bisa mencapai 4 meter dengan kecepatan angin maksimal 25 knot
BMKG dalam keterangan resmi mereka menggarisbawahi adanya Topan Wutip di Samudra Pasifik timur Filipina.
BMKG mengimbau agar masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat tetap selalu waspada.
Turunnya tangkapan nelayan sehingga membuat harga ikan di pasaran Kota Mamuju melonjak.
Kecepatan angin, Selasa (29/1) siang, berdasarkan laporan dari BMKG Bandara Hang Nadim Batam kecepatan angin di sekitar Batam mendekati 30/km per jam.
Lebih dari setengah badan jalan sepanjang 30 meter menuju lokasi itu hanyut terbawa gelombang yang mengakibatkan arus lalu lintas tersendat.
Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya, menerangkan dampak siklon tropis riley menimbulkan tinggi gelombang laut di bagian selatan Jabar maksimal mencapai 5 meter.
Kerusakan menyasar tempat pedagang berjualan dan perahu nelayan, pun gelombang menyisakan tumpukan sampah plastik serta ranting pohon di sepanjang pesisir pantai
Aktivitas pelayaran akan dihentikan menyusul adanya peringatan gelombang tinggi yang bisa mencapai 4 meter
Selain potensi gelombang tinggi, lanjut Kurniaji, kecepatan angin di Utara Bangka, Selat Karimata dan Selat Gelasa mencapai 37 km/jam.
Gelombang di Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan DIY maksimal dapat mencapai 4 meter, sedangkan kecepatan angin 25 knot.
Dua kapal dari Jepara yakni KMP Sinjai dan KMC Expres Bahari diberangkatkat hari ini membawa ratusan penumpang dan sembako menuju ke Karimunjawa.
Menurunnya gelombang di Laut Jawa belum menjadikan nelayan di pantura lega. Gelombang dapat kembali melonjak sewaktu-waktu karena badai dan cuaca masih terjadi.
Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter juga berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Natuna dan Laut Natuna, wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved