Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH beberapa hari cukup reda, Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) kembali mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi.
Pasalnya, gelombang di Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan DIY maksimal dapat mencapai 4 meter, sedangkan kecepatan angin 25 knot.
Pengamat cuaca BMKG Cilacap Feriharti Nugrohowati mengatakan cuaca mulai tidak kondusif lagi di sebelah selatan perairan Jateng dan DIY.
"Ketinggian gelombang diperkirakan antara 2,5 hingga 4 meter, sedangkan kecepatan angin 5-25 knot. Kondisi cuaca tersebut kurang kondusif bagi nelayan dan pengunjung pantai," kata Feriharti, Minggu (13/1).
Baca juga: Cuaca Buruk Sistem Kelistrikan Kalseltengtim Terganggu
Menurutnya, cuaca yang memburuk tersebut terjadi akibat dampak adanya pola angin di sebelah utara Indonesia. Pola angin itulah yang kemudian menyebabkan gelombang meningkat ketinggiannya.
"Kami meminta kepada nelayan di Cilacap, Kebumen, Purworejo sampai DIY untuk waspada. Pasalnya, dengan ketinggian gelombang hingga 4 meter sangat membahayakan bagi nelayan terutama yang menggunakan perahu kecil. Kami juga mengimbau kepada pengunjung pantai berhati-hati, karena di pantai potensinya bisa sampai 2,5 meter," jelasnya. (OL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved