Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG: kondisi cuaca ekstrem juga dapat memengaruhi jadwal pelayaran antarpulau, karena meningkatnya tinggi gelombang laut.
Bencana dahsyat tsunami 26 Desember 2004 silam mengajarkan para penakluk Samudera itu untuk lebih kuat, sabar dan teguh seperti karang dihempas gelombang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Meskipun di perairan utara hanya diguyur hujan ringan, lanjut Doni Prastio, namun gelombang tinggi terjadi di kawasan bagian timur perairan utara Jawa Tengah, cukup berisiko.
Air laut pasang (rob) kembali datang pada malam hari sekitar pukul 21.00-24.00 WIB dengan ketinggian maksimum 1 meter di perairan utara Jawa Tengah.
Tinggi gelombang di perairan Kepulauan Natuna dan Anambas, Lingga, Bintan, serta Tambelan berpotensi mencapai hingga 1,9 meter.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara berpotensi disertai hujan badai dan petir berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Di perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang terjadi cuaca buruk yakni gelombang tinggi mencapai disertai badai dan petir.
ketinggian gelombang rata-rata berkisar 0,5-1,25 meter, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 meter terjadi di perairan Karimunjawa,
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk 12 Desember 2025.
Gelombang tinggi kategori sedang diperkirakan muncul di Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTT, perairan selatan Jawa Timur, serta Selat Bali–Lombok–Alas bagian selatan
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca bahwa sebagian wilayah akan berpotensi hujan intensitas ringan yang mendominasi sejumlah wilayah Indonesia
Menko PMK Pratikno menegaskan kesiapsiagaan tahun ini membutuhkan perhatian ekstra karena beberapa wilayah masih terdampak bencana hidrometeorologi.
Gelombang tinggi masih berlangsung dengan ketinggian 0,5-2,5 meter sehingga cukup berisiko pada aktivitas pelayaran.
Ketinggian gelombang di sejumlah perairan tersebut mencapai 1,25-2,5 meter, sehingga cukup membahayakan aktivitas pelayaran.
Kepala BMKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho menyampaikan, kondisi prakiraan tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
Dua Bibit Siklon Tropis (95B dan 92W) terpantau di Selat Malaka Timur Aceh dan Samudra Pasifik Utara Papua, yang bersama-sama memicu peningkatan potensi cuaca ekstrem
BMKG merilis prakiraan cuaca Indonesia untuk Sabtu, 22 November 2025. Salah satu pemicu utama cuaca buruk adalah Siklon Tropis Vina yang berada di perairan utara Australia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca berawan hingga hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia
Gelombang tinggi mereda yakni di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved