Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT daerah di Jawa Tengah masih berpotensi cuaca ekstrem Senin (15/12), selain air laut pasang (Rob) di perairan utara (Laut Jawa), gelombang tinggi berlangsung di Karimunjawa bagian barat dan timur.
Cuaca di Jawa Tengah sedikit membaik, pagi cerah berawan dan berawan, memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang kembali mengguyur dan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 4 daerah, sehingga warga tetap diminta waspada bencana hidrometeorologi.
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah masih berlangsung pukul 02.00-06.00 WIB, sedangkan ketinggian gelombang rata-rata berkisar 0,5-1,25 meter, namun gelombang tinggi 1,25-2,5 meter terjadi di perairan Karimunjawa, sehingga diminta warga beraktivitas di perairan tersebut untuk waspada seperti kapal nelayan, tongkang maupun penyeberangan antar pulau.
"Waspadai gelombang tinggi di perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari Senin (15/12).
Sedangkan air laut pasang (rob) di perairan utara, lanjut Lessy Andari, juga masih berlangsung dengan ketinggian maksimum 1 meter, sehingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati yang berpotensi mengganggu aktivitas warga pesisir.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan meskipun cuaca di Jawa Tengah Senin (15/12) sedikit lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya, namun hujan ringan-sedang masih berlangsung dan cuaca ekstrem berpotensi di 4 daerah yakni Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo dan Temanggung.
"Warga tetap diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut," ujar Agus Triyono.
Sedangkan daerah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, menurut Agus Triyono, yakni Banyumas, Purbalingga, Kebumen, Purworejo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Selebihnya hanya hujan ringan l, ungkap Agus Triyono, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan selatan 1,25-2,5 meter. (Akhmad Safuan/AS)
Keterangan foto:
Pantai Pancuran Karimunjawa Senin (15/12) pagi mulai berawan, gelombang tinggi kembali bergolak di perairan Kepulauan tersebut mencapai 1,25-2,5 meter.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
BMKG memprakirakan hujan ringan-sesan pada pagi terjadi di kawasan Karimunjawa, sedangkan siang/siang hingga awal malam hujan diperkirakan tidak merata di sejumlah daerah di Jawa Tengah.
KOMISI Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan pernyataan terkait putusan bebas aktivis Daniel Frits Maurits Tangkilisan.
Masyarakat di Karimunjawa mulai menyiapkan lumbung pangan mengahdapi musim barat yang ditandai dengan hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Pemilik Grand Mega Diving Resort & SPA, MW binti Z, di berbagai media sudah membantah kayu yang dia datangkan dari Kumai, Kalteng, statusnya bodong.
Dua nelayan Pulau Parang, Kecamatan Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah temukan kapal terbalik, lima anak buah kapal (ABK) terindentifikasi kapal LCT Cipta Harapan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved