Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Ambon menerbitkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Maluku. Masyarakat pesisir dan pelaku pelayaran diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gelombang tinggi yang diprediksi mencapai empat meter pada periode 8 hingga 12 Januari 2026
Kepala Stasiun Maritim Ambon, Mujahidin, menegaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh pola angin yang bergerak dominan dari arah barat hingga barat laut. Kecepatan angin terpantau berkisar antara 10 hingga 25 knot, yang secara signifikan memengaruhi peningkatan tinggi gelombang laut.
“Tinggi gelombang 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan Maluku selama empat hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca buruk ini,” ujar Mujahidin di Ambon, Kamis (8/1).
Berdasarkan analisis data BMKG, peningkatan gelombang terjadi tidak merata. Wilayah perairan terbuka seperti Laut Arafura dan perairan kepulauan bagian selatan Maluku menjadi area yang paling rawan terdampak gelombang ekstrem.
Berikut adalah rincian data wilayah perairan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi berdasarkan klasifikasi ketinggiannya:
| Potensi Tinggi Gelombang | Wilayah Perairan Terdampak |
|---|---|
| Tinggi (2.5 - 4.0 Meter) |
|
| Sedang (1.25 - 2.5 Meter) |
|
Selain gelombang tinggi, BMKG juga mendeteksi adanya potensi angin kencang dengan kecepatan maksimum mencapai 35 knot. Kondisi ekstrem ini diprakirakan terjadi di wilayah Perairan Kepulauan Tanimbar, Kepulauan Kei, Perairan Aru, dan Laut Arafura.
Otoritas pelabuhan dan syahbandar diminta untuk memperketat izin berlayar, khususnya bagi kapal-kapal kecil, kapal nelayan tradisional, hingga kapal perintis dan feri antarpulau yang melintasi zona merah tersebut.
“Kami meminta otoritas terkait melakukan pemantauan rutin serta menyampaikan informasi peringatan dini kepada pengguna jasa pelayaran guna menghindari risiko kecelakaan laut,” pungkas Mujahidin. (Ant/Z-10)
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
Peringatan dini dikeluarkan karena pasang laut bisa menyebabkan tambak ikan maupun tambak garam terendam air laut, terlebih jika disertai dengan ombak
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
BMKG memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas lebat disertai petir dan angin kencang di Batam pada siang hingga malam hari, Jumat (20/2).
STASIUN Meteorologi Kelas I Hang Nadim memprakirakan cuaca di Batam pada Kamis (19/2) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan pada siang hingga sore hari.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca periode 20–23 Februari 2026, mengingatkan masyarakat waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia
BMKG Palembang peringatkan potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan Sumsel & Banyuasin pada 18-21 Februari 2026. Simak risiko pelayarannya.
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved