Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Cuaca Ekstrem Sebabkan Curah Hujan Tinggi, Command Center BBWS Brantas Jawa Timur Siaga 24 Jam

Faishol Taselan
07/1/2026 11:10
Cuaca Ekstrem Sebabkan Curah Hujan Tinggi, Command Center BBWS Brantas Jawa Timur Siaga 24 Jam
Ilustrasi(Dok Istimewa)

BALAI Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas menyatakan kesiapannya menghadapi curah hujan tinggi akibat cuaca ekstrem yang terjadi di Jawa Timur, dengan memaksimalkan Command Center BBWS Brantas yang diawasi selama 24 jam penuh. 

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak di Surabaya, Rabu (7/1) mengatakan Command Center di BBWS ini merupakan dashboard yang sangat berteknologi tinggi yang bertanggungjawab terhadap aliran Sungai Brantas yang membentang di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Kami ingin memastikan fungsionalitas dari berbagai infrastruktur sumberdaya air. Mulai dari bendungan, penempatan tanggul-tanggul atau dinding sungai, hingga ke pos pantau-pos pantau," kata Emil usai meninjau Command Center BBWS Brantas. 

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan Jawa Timur dalam menghadapi curah hujan sangat tinggi yang diperkirakan akan melanda beberapa titik di Jawa Timur. Kondisi cuaca untuk bulan Januari memang rawan. 

“Ibu Gubernur dan BMKG berkali-kali menyampaikan bahwa ada kerawanan cuaca dengan curah hujan yang sangat-sangat tinggi," kata Wagub Emil.

Dengan bantuan teknologi yang dimiliki BBWS, Wagub Emil menjelaskan bahwa pemerintah bisa menentukan langkah-langkah preventif maupun penanganan yang lebih efektif. 

Bahkan, dengan fasilitas seperti SITABA (Sistem Informasi Tanggap Bencana) yang merupakan platform digital Kementerian Pekerjaan Umum (PUPR), pemerintah dapat memperoleh data-data yang lebih detail terkait bencana yang telah terjadi sebelumnya.

"Maka dengan data dari bencana sebelumnya, ini menjadi basis bagi kita melakukan sebuah proyeksi yang lebih tepat lagi mengenai risiko-risiko dan langkah-langkah untuk mengantisipasinya. Sehingga, sistem di sini dan Command Center yang ada di BPBD bisa saling melengkapi dan bisa saling memberikan support," ujarnya.

Untuk saat ini, BBWS Brantas masih fokus pada normalisasi dan penguatan di Kali Kedurus Surabaya. Tak hanya itu, mereka juga aktif berkoordinasi dengan Walikota Surabaya Eri Cahyadi terkait penanganan banjir di Ketintang.

"Jadi yang di sana nanti akan dibuat semacam pompa pengendali banjir yang akan dipasang di sisi sungai. Namun ada bangunan-bangunan yang harus ditertibkan karena memang menduduki yang bukan merupakan lahannya," ungkapnya.(H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik