Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk 12 Desember 2025. Menurut laporan resmi, cuaca hari ini diprediksi didominasi kondisi berawan hingga hujan ringan di banyak wilayah Indonesia. BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan petir di Kalimantan Selatan, yang perlu diwaspadai oleh masyarakat setempat.
Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini angin kencang di Provinsi Banten. Kondisi atmosfer ini dipengaruhi oleh Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia barat Lampung serta Bibit Siklon 93S di Samudera Hindia selatan Pulau Sumba.
BMKG memperingatkan potensi gelombang laut tinggi antara 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah wilayah:
Sementara gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter diperkirakan muncul di:
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi mendominasi sejumlah wilayah Minggu, 18 Januari 2026.
Pengaruh Siklon Tropis Nokaen serta bibit siklon tropis 97S diperkirakan akan memicu hujan di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam tiga hari ke depan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan potensi cuaca signifikan masih akan terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan pada periode 16-22 Januari 2026.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 17 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang-lebat merata di seluruh wilayah dan risiko banjir lokal.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, serta sebagian Papua Barat diperkirakan masih akan mengalami cuaca basah dengan hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Berdasarkan data terbaru BMKG, status Siaga ini mencakup wilayah NTB, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Barat.
Desa Sangiang 1 KK terdampak serta 1 unit rumah rusak berat dengan total kerugian diperkirakan Rp20 juta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved